Seri Pembuka Formula 1 di Australia Kemungkinan Ditunda

Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. (13/3/2020) – foto Dok Ant

JAKARTA – Balapan pembuka musim Formula 1, Grand Prix Australia, yang digelar di Melbourne kemungkinan bakal dijadwal ulang di tahun ini. Hal itu tidak lain karena situasi pandemi COVID-19, dan pengetatan aturan karantina di Negeri Kangguru tersebut.

Panitia penyelenggara belum menjual tiket untuk balapan yang sedianya digelar 21 Maret di Albert Park. Juru bicara F1 mengatakan, ajang balap jet darat itu ingin memulai musim 2021 pada Maret. Namun tidak dirinci di negara mana, yang bakal jadi tuan rumah seri pembuka.

Sebelumnya Bahrain juga menempati slot balapan di Maret. “Pada 2020 kami membuktikan, bahwa kami bisa membalap dengan aman dan mewujudkan apa yang dikira mustahil pada Maret. Kami telah menetapkan kalender 2021 dan menantikan kembali F1 pada Maret tahun ini,” ujar juru bicara F1.

Promotor lokal di Melbourne, belum memberikan komentar resmi, terkait kabar tersebut. Namun media setempat melaporkan, kemungkinan bakal ada pengumuman penundaan, ketimbang pembatalan untuk kedua kalinya secara beruntun.

Pemasangan pagar dan tribun penonton, di sirkuit jalanan itu biasanya mulai dikerjakan di akhir bulan ini. Tahun lalu, Grand Prix Australia dibatalkan, beberapa jam sebelum sesi latihan bebas dimulai di Sirkuit Albert Park. Hal itu terjadi setelah salah satu staf tim McLaren positif terinfeksi virus corona. Musim 2020, kemudian baru dimulai pada Juli di Austria, dengan jumlah balapan yang berkurang dari 22 menjadi 17. Balapan di 2020 hanya digelar di Eropa dan Timur Tengah.

Sirkuit Sakhir di Bahrain, yang menempati slot 28 Maret, akan menggelar balapan seri kedua. Dan telah menggelar dua balapan beruntun, pada akhir November dan awal Desember tahun lalu. Tim, pebalap dan awak media harus mendapati hasil tes negatif virus corona sebelum berangkat, dan tiba di negara tuan rumah Grand Prix. Di lokasi balapan, harus menjalani masa karantina pendek, sebelum hasil tes diketahui.

Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton, yang musim lalu meraih gelar juara dunia ketujuh, melewatkan balapan kedua di Bahrain setelah terjangkit COVID-19. Melbourne bakal mengharuskan periode isolasi yang lebih lama. Ratusan petenis papan atas dunia, yang diharapkan tiba di Melbourne pertengahan Januari, harus menjalani 14 hari masa karantina, sebelum berlaga di Australian Open pada 8-21 Februari.

Tujuh dari 10 tim F1 bermarkas di Inggris, di mana kasus COVID-19 semakin melonjak, imbas varian baru virus corona yang lebih ganas. Sejumlah negara telah menutup gerbang bagai para pelancong yang datang dari Inggris. (Ant)

Lihat juga...