Sulteng Selama Tahun 2020 Diguncang 1.317 Kali Gempa

PALU — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Palu mencatat terjadi 1.317 kali gempa selama tahun 2020 di wilayah Sulawesi Tengah dan patahan atau sesar Palu Koro masih mendominasi terjadinya gempa.

”Ribuan gempa itu masih didominasi sesar Palu Koro,” jelas Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Geofisika Palu, Hendrik Leopatty di Palu, Senin.

Ia menyebutkan dari 1.317 kali gempa tersebut, BMKG Geofisika Palu mencatat ada sebanyak 59 kali guncangan gempa yang signifikan atau yang dirasakan oleh masyarakat.

Ribuan gempa tersebut juga didominasi oleh gempa dangkal yang terjadi sekitar 1.070 kali gempa.

”Kekuatannya bervariasi, dari dua koma sampai lima koma Maghnitudo,” terangnya

Dari data yang dikeluarkan oleh BMKG Geofisika Palu, rata rata jumlah gempa yang terjadi setiap bulannya mencapai ratusan kali. Dan yang paling banyak terjadi pada bulan Maret 2020, dengan jumlah 182 kali gempa.

Sementara itu, aktivitas patahan atau sesar yang menyebabkan gempa ini terjadi, berada di patahan Palu Koro, Matano, Peleng. Selain itu, dibagian Utara Toli Toli dan buol serta bagian selatan perbatasan Parigi Moutong dan Gorontalo, Pulau Wakai, dan bagian Utara Luwuk. [Ant]

Lihat juga...