Tingkat Penyebaran COVID-19 di Magetan Masih Tinggi

Petugas, melakukan disinfeksi pada kendaraan ambulan RSUD dr Sayidiman Magetan yang digunakan untuk menangani pasien positif COVID-19 – foto Ant

MAGETAN – Tingkat penyebaran kasus COVID-19 di Magetan, Jawa Timur masih tergolong tinggi. Hal itu membuat daerah tersebut masuk kategori zona merah atau risiko tinggi per-19 Januari 2021.

“Tingkat positif atau positive rate Kabupaten Magetan relatif naik turun di angka 24 sampai 25 persen. Artinya kalau kita melakukan pemeriksaan swab pada 100 orang di Kabupaten Magetan, terdapat 25 orang kemungkinan besar yang positif dalam kurva epidemiknya,” ujar Epidemiolog Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Agus Yudi Purnomo, Rabu (20/1/2021).

Sesuai data, di Magetan telah terjadi peningkatkan kasus COVID-19 yang luar biasa banyak dalam dua pekan terakhir. Bahkan disebutkannya, terjadi penambahan hingga mencapai ratusan pasien. “Kami sangat prihatin, COVID ini terus meningkat. Ini adalah puncak dari kasus COVID-19 di Kabupaten Magetan. Kita terus berdoa mudah-mudahan setelah ini trennya akan terus turun,” kata dia.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, per-Rabu (20/1/2021) total sudah ada 1.488 orang terkonfirmasi psoitif. Dari jumlah itu, yang sembuh sebanyak 1.133 orang, meninggal 84 orang, dan dalam pemantauan 271 orang.

Adapun penambahan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Rabu (20/1/2021) tercatat sebanyak 20 orang, sembuh 24 orang, dan meninggal dunia sebanyak delapan orang. “Melihat tren peningkatan kasus positif COVID-19 di Magetan, kami kembali menegaskan agar masyarakat lebih disiplin melakukan pencegahan penularan COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tandas Juru Bicara Satgas COVID-19 Magetan, Saif Muchlissun. (Ant)

Lihat juga...