TransJakarta: JAK 88 Layani Rute Baru Tanjung Priok-Ancol Barat

JAKARTA — Penyedia layanan transportasi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) kembali menambah rute baru untuk layanan mikrotrans  berkode JAK 88 dengan rute Tanjung Priok – Ancol Barat yang mulai beroperasi pada Kamis ini.

“Pembukaan rute baru ini sebagai bentuk komitmen TransJakarta agar bisa melayani kebutuhan seluruh masyarakat dalam hal transportasi,” ujar Direktur Operasional PT TransJakarta Prasetia Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Prasetia mengatakan layanan mikrotrans JAK 88 Tanjung Priok – Ancol Barat tersedia untuk masyarakat dengan jam operasional mulai pukul 05.00- 21.00 WIB.

Di sepanjang rute terdapat sekitar 60 titik pemberhentian bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanannya baik untuk pulang maupun pergi.

Sebanyak 16 unit mikrotrans lengkap dengan fasilitas pendukung protokol kesehatan seperti handsanitizer, tanda jarak aman, hingga alat pembayaran Tap On Bus (TOB)  telah melayani penumpang di kawasan utara Jakarta itu.

Terkait tarif, sama dengan layanan mikrotrans lainnya penumpang masih dapat merasakan layanan di rute JAK 88 tanpa berbayar.

“Untuk menikmati layanan ini, pelanggan tetap diwajibkan melakukan proses tap in dan tap out menggunakan kartu elektronik. Sementara untuk jumlah pelanggan dibatasi 50 persen dari kapasitas normal yaitu maksimal diisi oleh lima orang untuk angkutan mikrotrans,” ujar Prasetia.

Ada pun rute JAK 88 Tanjung Priok – Ancol Barat adalah sebagai berikut:

Arah Ancol Barat
Terminal Tanjung Priok – Jl. RE Martadinata – Jl.Budi Mulya – Jl. Gunung Sahari –Jl.Lodan – Jl. Parangtritis – Jl.Ancol Barat – Jl.Ancol Barat VII –Jl.Ancol Barat III – Jl.Ancol Barat VI – Jl. Ancol Barat IX.

Arah Tanjung Priok
Jl. Ancol Barat IX – Jl. Ancol Barat VII – Jl.Ancol Barat VI – Jl.Parangtritis – Jl. Lodan– Jl. Gunung Sahari – Jl. Budi Mulya – Jl. RE. Martadinata – Terminal Tanjung Priok.

JAK 88 merupakan rute ke-72 yang dihadirkan TransJakarta untuk memudahkan mobilisasi warga menggunakan transportasi umum.

TransJakarta berkomitmen memperluas cakupan layanannya di tahun 2021 dengan layanan yang maksimal sehingga masyarakat dapat beralih dari pengguna transportasi pribadi menjadi pengguna transportasi publik.

“2020 cakupan TransJakarta tercatat sudah mencapai 86 persen, kami menargetkan angka tersebut bisa naik mencapai 93 persen pada tahun ini,” kata Prasetia. [Ant]

Lihat juga...