UMKM di Aceh Butuh Stimulus Untuk Bangkit Lagi

Ilustrasi -Dok: CDN

BANDA ACEH – Pengamat Politik dan Ekonomi Aceh, Dr. Taufik A Rahim, menilai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan sektor informal lain di provinsi itu sangat membutuhkan stimulus dari pemerintah untuk mulai bangkit di awal 2021, apalagi masih di tengah pandemi Covid-19.

“Karena mereka sangat berdampak sampai dengan hari ini. Yang berperan dalam ekonomi Aceh hari ini sebenarnya, ya sektor informal dan usaha kecil menengah ini,” kata Taufik di Banda Aceh, Kamis (21/1/2021).

Sepanjang 2020, ia menjelaskan Indonesia dan khususnya Aceh juga sangat merasakan dampak akibat merebaknya Covid-19. Maka, mengawali tahun ini pemerintah diminta membangkitkan motivasi dan gairah masyarakat, terutama yang berhubungan dengan sektor ril, ekonomi rakyat, UMKM dan sektor informal lainnya.

Pemerintah Aceh tidak harus menunggu realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2021 untuk memberi stimulus terhadap pelaku usaha itu agar bisa segera bangkit. Tetapi bisa memanfaatkan dana Biaya Tak Terduga (BTT), atau anggaran refocusing Aceh untuk penanggulangan Covid-19.

“Kalau mengharapkan APBA (tahun 2021) kan belum cair, paling Maret atau April nanti baru. Hari ini alangkah baiknya ada sisa dana yang selama ini Aceh mengandalkan BTT ini diarahkan ke UMKM dan sektor informal saja itu lebih tepat,” katanya.

“Dana refocusing juga masih banyak yang belum dipakai oleh Pemerintah Aceh,” katanya lagi.

Menurut dia, jika dilihat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 39 tahun 2020 tentang Pengutamaan Penggunaan Alokasi Anggaran untuk Kegiatan Tertentu, Perubahan Alokasi, dan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bahwa penggunaan anggaran itu tidak hanya terhadap sektor kesehatan, tetapi juga bagi ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

Jadi, yang sektor informal seperti kuliner, pedagang kecil itu mereka hari ini kalau laku, maka untuk modal besok saja itu sangat tipis dia kembangkan, jadi tidak bisa kembangkan lebih besar, katanya.

“UMKM hari ini sangat perlu modal, stimulus dari modal itu yang akan membangkitkan sektor ekonomi informal dan usaha kecil menengah.” katanya lagi. (Ant)

Lihat juga...