Usaha Ikan Hias, Peluang Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MALANG — Sama halnya dengan tanaman hias, usaha ikan hias saat ini juga menjadi peluang bisnis yang cukup menjajikan di tengah kondisi pandemi covid-19. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang mulai tertarik untuk mengisi aktivitasnya selama berada di rumah.

M. Mukhlis, pemilik usaha ikan hias mengtakan, selama pandemi Covid-19, penjualannya mengalami peningkatan. Ratusan ekor mampu terjual setiap harinya. Bahkan dirinya sejak tiga bulan lalu memberanikan diri untuk membuka toko ikan hias.

“Sebenarnya sudah semenjak empat tahun lalu saya mulai menjual ikan hias, khususnya Guppy, tapi hanya lewat online. Kemudian karena banyak permintaan dari konsumen agar kami membuka toko secara fisik, akhirnya kami buka di Malang,” jelasnya kepada Cendana News saat ditemui di tempat usahanya yang berlokasi di jalan Ranugrati, kota Malang, Selasa (12/1/2021).

Berbagai jenis ikan dan perlengkapan aquarium dijual di sana. Ada sekitar 100 jenis ikan yang dijual, di antaranya Guppy, Cupang, Molly, Platy dan Arwana. Harganya mulai dari seribu rupiah sampai dengan lebih dari satu juta rupiah.

Dikatakan Mukhlis, untuk konsumennya sendiri terbagi dua, ada kalangan yang hanya sekedar ingin memelihara, ada juga kalangan yang memang hobi ikan.

“Seperti peminat ikan Cupang dan Guppy yang hanya orang-orang tertentu saja karena mereka pada dasarnya memang suka dengan ikan jenis ini dan ingin diternak,” ucapnya.

Lebih lanjut diceritakan Mukhlis, usahanya tersebut sebenarnya berawal dari hobinya memelihara sekaligus beternak ikan Guppy, yang kemudian ia kembangkan menjadi sebuah usaha.

“Kalau diternak terus dan tidak dijual, otomatis akan membutuhkan banyak tempat untuk merawat. Jadi saya coba untuk jual dan ternyata responnya bagus, khususnya dari penghobi ikan Guppy” ucapnya.

Dari situ kemudian Mukhlis terus memasarkan secara online. Karenanya, pelanggannya tidak hanya dari wilayah Jawa Timur saja, tetapi juga Dari Jakarta, Bogor, Bali dan Papua.

Untuk pengiriman ke luar Malang, Mukhlis, mengaku punya trik tersendiri supaya tetap bisa bertahan selama pengiriman. Caranya dengan melakukan karantina dan tidak memberikan makan kepada ikan selama satu hari, baru setelah itu dikirim.

Namun demikian menurutnya cara tersebut tidak selalu seratus persen berhasil, karena ada kalanya ikan tetap tidak bisa bertahan selama pengiriman meskipun sudah diberikan perlakuan.

“Kita tidak bisa prediksi, ikan itu bisa tetap bertahan selama perjalanan atau tidak. Misal kalau ternyata mati, kita berikan garansi sesuai kesepakatan. Bisa dalam bentuk uangnya kita kembalikan, atau bisa kita kirim lagi dengan yang baru,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Fikri, mengaku sudah beberapa kali membeli ikan di Galery Guppy Malang. Menurutnya, selain kualitas ikannya yang bagus, jenis ikan yang dijual juga beragam.

“Selain ikan, perlengkapan untuk memelihara juga lengkap dijual di sini, termasuk pakan dan obat-obatan,” ujarnya.

Lihat juga...