Vaksinasi di Lebanon, Bank Dunia Setuju Berikan 34 Juta Dolar

WASHINGTON — Bank Dunia pada Kamis menyatakan telah setuju untuk melakukan realokasi dana sebesar 34 juta dolar AS (setara Rp477 miliar) untuk membantu Lebanon menggelar vaksinasi massal melawan COVID-19.

Lebanon mengalami peningkatan kasus infeksi harian, menjadi yang tertinggi di kawasan, dengan sekitar 6.000 kasus tercatat pada Jumat (15/1) pekan lalu, yang menambah tekanan ekonomi-politik akibat kejatuhan finansial serta ledakan masif Agustus 2020.

Pengalihan dana Bank Dunia dari Proyek Ketahanan Kesehatan Lebanon menjadi dana pengadaan vaksin COVID-19 itu merupakan pendanaan pertama yang dilakukan Bank Dunia untuk skema tersebut.

Dengan pendanaan ini, akan tersedia vaksin untuk lebih dari dua juta orang, dengan kiriman dosis yang dijadwalkan tiba di Lebanon pada awal Februari dan dialokasikan bagi kelompok prioritas, seperti pekerja medis yang berisiko tinggi, lansia di atas 65 tahun, staf epidemiologi dan pengawasan, juga orang berusia 55-64 tahun dengan penyakit bawaan.

Lihat juga...