Vaksinasi Gelombang 1 di Ponorogo Ditarget Tuntas Dalam Empat Hari

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 ke lengan Sekda Ponorogo, Agus Pramono, dalam program vaksinasi perdana di pendopo Pemkab Ponorogo, Rabu (27/1/2021) – Foto Ant

PONOROGO  – Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menargetkan, vaksinasi gelombang pertama untuk 3.200 tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas lain di unit layanan kesehatan daerah itu, bisa tuntas dalam empat hari.

Perhitungan tersebut di mulai Rabu (27/1/2021). “Hari ini, vaksinasi kami mulai dan diharapkan sebelum akhir Januari sudah tuntas,” kata Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rahayu Kusdarini, Rabu (27/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi diawali dengan menyuntikan vaksin COVID-19 produksi Sinovac dari China, kepada 10 tokoh publik dan tokoh masyarakat yang ada di Ponorogo. Hampir bersamaan dengan itu, vaksinasi juga langsung diberikan kepada 100 tenaga kesehatan (Nakes) yang ada di Dinas Kesehatan. “Besok giliran semua nakes dan karyawan di setiap faskes kami lakukan vaksinasi serentak,” imbuhnya.

Total ada 3.860 tenaga kesehatan dan karyawan di setiap faskes, yang masuk daftar vaksinasi gelombang pertama. Namun karena vaksin yang diterima Pemkab Ponorogo untuk gelombang pertama baru 3.200 vial vaksin. Maka, vaksinasi difokuskan lebih dulu untuk 3.200 orang, yang sudah masuk kuota awal. Selebihnya akan dilanjutkan setelah vaksin tambahan diterima dari Dinkes Provinsi Jatim.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, Dinkes Ponorogo telah menyiapkan sedikitnya 200 vaksinator. Mereka akan bekerja secara marathon, demi menyelesaikan program vaksinasi sesuai target waktu yang telah direncanakan. Menariknya, pada pencanangan program vaksinasi perdana ini tak satupun anggota Forkopimda Ponorogo ikut divaksin.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni, Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, lalu Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, dan Dandim 0802 Ponorogo Letkol Inf Sigit Sugiharto, tidak mengikuti vaksinasi karena masing-masing sudah pernah terpapar COVID-19.

Sementara Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno, tidak divaksin karena faktor usia yang sudah di atas 60 tahun. Pada vaksinasi pertama, Pemkab Ponorogo diwakili oleh Sekda Kabupaten Ponorogo, lalu Polres Ponorogo diwakili Wakapolres Ponorogo, dan Kodim 0802 Ponorogo diwakili Pasi Ops. (Ant)

Lihat juga...