Wali Kota Bekasi Bersedia Jadi Orang Pertama Divaksin

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi, telah menyatakan kesediaannya jadi orang pertama penerima Vaksin Covid-19. Hal itu menanggapi banyak berita bahwa dirinya menolak jadi orang pertama penerima vaksin.

Dia menegaskan, pernyataannya sebelumnya tidak bermaksud tidak bersedia melainkan bentuk perhatian kepada tenaga kesehatan untuk bisa di dahulukan diberi vaksin. Mereka pahlawan yang setiap hari berhubungan dengan Pandemi Covid-19.

“Pemkot Bekasi mendapatkan kuota vaksin 11.983. Dipergunakan untuk tenaga kerja kesehatan (Nakes). Kalau nanti ternyata antara kuota dengan kuantiti yang ada dari nakes itu terpenuhi dan masih ada space, tentunya bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan vaksinasi yang akan kita tetapkan selanjutnya,” ungkap Pepen sapaan akrab Wali Kota Bekasi, Jumat (8/1/2021).

Dikatakan bahwa sebelumnya sudah mengajukan hampir 500 ribu. Tapi sementara baru diberikan 11.983 vaksin. Itu sudah ada di provinsi Jawa Barat.

“Vaksin itu butuh pelengkap lainnya, untuk bisa dipergunakan memvaksin tenaga atau layanan kesehatan yang ada,” ungkapnya.

Namun demikian harusnya pemimpin itu belakangan, tidak mementingkan kepentingan, bahwa pemimpin harus divaksin dulu, sementara nakesnya belakangan.

“Tinggal melihatnya dari sisi mana. Kalau saya lihatnya, bukan jangan dianggap nanti takut. Yang penting dulu siapa yang berhubungan setiap hari dengan pandemi, berarti tenaga nakes. Kalau saya mengambil jatah tenaga nakes, berarti saya sudah mengurangi siapa yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Begitupun jika warga tidak mau atau nakes yang tidak mau divaksin? Rahmat Effendi, mengatakan bahwa jika nakes harus divaksin kalau tidak mau resikonya akan tidak baik bagi diri sendiri maupun juga bagi orang lain.

Dia berharap dukungan setiap elemen masyarakat guna menyukseskan Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi.

“Dengan vaksinasi ini diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi Warga Indonesia. Vaksin Melindungi Diri dan Melindungi Negeri,” tegasnya.

Lihat juga...