Wilayah yang Dilanda Badai Filomena di Spanyol Mulai Dikirimi Vaksin dan Makanan

Seorang pria berjalan melewati pohon yang tumbang di jalan, saat hujan salju lebat di pusat kota Madrid, Spanyol, Sabtu (9/1/2021) – Foto Ant

MADRID – Pemerintah Spanyol mulai mengirimkan konvoi pembawa vaksin COVID-19 serta pasokan makanan, ke sejumlah area yang aksesnya lumpuh akibat Badai Filomena. Badai yang membawa hujan salju parah dan tercatat telah menewaskan empat orang.

Sekira 20.000 kilometer jalanan di Spanyol tengah terdampak oleh badai. Pemerintah berjanji, akan memberangkatkan konvoi tersebut untuk mencapai masyarakat yang membutuhkan,” kata Menteri Transportasi Jose Luis Abalos.

Sementara itu, seorang perempuan berusia 36 tahun, dilaporkan melahirkan di sebuah ambulans di Madrid, karena tenaga medis tidak berhasil membawanya ke rumah sakit. Sementara seorang laki-laki dan seorang perempuan, dilaporkan tenggelam di dalam mobilnya, usai air sungai meluap di dekat area Magala. Sementara dua orang tunawisma di Madrid dan Calatayud, tewas kedinginan.

Badan Meteorologi Negara Spanyol (Aemet) menyebut, Madrid dihujani salju setebal 20 sampai 30 sentimeter, pada Sabtu (9/1/2021). Badai kali ini disebut-sebut menjadi yang terparah sejak 1971.

Di wilayah Ibu Kota Madrid, tim penyelamat dapat menjangkau 1.500 orang, yang terjebak di dalam mobil. Polisi menghentikan permainan bola salju besar-besaran, usai otoritas meminta warga untuk tinggal di dalam rumah, demi menghindari risiko kecelakaan maupun penyebaran COVID-19.

Para peramal cuaca telah memperingatkan tentang kondisi berbahaya dalam beberapa hari mendatang. Temperatur diperkirakan akan anjlok hingga minus 10 derajat Celsius selama pekan depan, serta kemungkinan salju membeku dan pohon tumbang. Bandar udara internasional utama di Madrid juga ditutup. Operator menyebut tidak akan membukanya kembali, setidaknya ketika penerbangan bisa dimulai lagi secara bertahap. (Ant)

Lihat juga...