64.000 Guru Honorer di Jateng Ikuti Simulasi Tes Seleksi PPPK

Editor: Koko Triarko

Muhdi menambahan, perekrutan guru melalui skema PPPK tersebut, juga menjadi upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan guru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya para tenaga pendidik honorer atau guru tidak tetap (GTT).

“Kebijakan pemerintah melakukan perekrutan satu juta guru sebagai ASN melalui skema PPPK, kita sambut baik sebagai upaya memperbaiki status dan masa depan guru honor. Para guru PPPK ini juga memiliki jaminan yang sama dengan guru berstatus PNS, bedanya hanya satu, tidak mendapatkan pensiun. Guru berstatus PPPK, juga dapat mengikuti seleksi CPNS sepanjang syarat-syaratnya terpenuhi,” lanjutnya.

Dengan pertimbangan tersebut, Muhdi mendorong para guru honorer tidak ragu mengikuti seleksi PPPK, sebagai upaya memperoleh status yang jelas dan memiliki jaminan masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Jateng, sekaligus Ketua Panitia, Agung Purwoko, memaparkan, proses simulasi tes PPPK diselenggarakan selama dua hari, Senin-Selasa (22-23/2/2021), yang diikuti 64.000 guru honorer di Jateng.

“Kegiatan simulasi dilaksanakan serempak, terbagi dalam sejumlah kloter. Dari 64 ribu peserta ini, dibagi dalam 24 zona di 6 wilayah eks karesidenan. Meliputi wilayah Semarang, Pati, Surakarta, Pekalongan, Banyumas, dan Kedu. Setelah simulasi ini, kita lakukan pendampingan bimbingan kepada para peserta, dari 26 Februari hingga 6 Maret 2021. Seluruh kegiatan dilakukan online dan gratis,” pungkasnya.

Lihat juga...