98,09 Persen RT di Gunungkidul Masuk Zona Hijau Covid-19

GUNUNGKIDUL — Sebanyak 6.786 dari 6.918 rukun tetangga atau 98,09 persen di Kabupaten Gunungkidul , Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, masuk zona hijau penyebaran COVID-19 dengan total pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 1.770 kasus.

“Sampai saat ini, kasus pasien terkonfirmasi COVID-19 Gunungkidul sebanyak 1.770 kasus. Di Gunungkidul sampai saat ini, belum ada rukun tetangga yang masuk kategori zona merah, 1,91 persen atau 132 RT masuk zona kuning, dan 6.786 RT atau 98,09 persen RT di Gunungkidul masuk zona hijau,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, di Gunungkidul, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan sejak diberlakukan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat kasus penyebaran COVID-19 di Gunungkidul menurun signifikan.

Penambahan kasus harian tidak lebih dari 10 kasus. Saat ini, kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan sangat tinggi. Selain itu, tidak banyak masyarakat melakukan perjalanan dari wilayah zona merah penyebaran COVID-19.

Dewi memperkirakan sejak awal, bahwa di Gunungkidul tidak ada RT yang masuk zona merah. Zona merah itu apabila dalam rentang waktu satu minggu ada lebih dari sebelas rumah di satu RT tertular COVID-19.

Sedangkan dilihat dari perkembangan kasus pada saat ini di Gunungkidul dalam tren menurun. Pemetaan zonasi disesuaikan dengan jumlah penularan antar rumah. Adapun hasil pendataan, mayoritas masuk zona hijau.

Data ini sewaktu-waktu bisa berubah karena harus diperbarui setiap minggunya. Hal ini mengacu perkembangan kasus penularan yang terjadi di wilayah tersebut. Oleh karenanya, pembaharuan peta zonasi terus dilakukan setiap minggunya.

“Setiap minggu kami minta kepada camat untuk melakukan pendataan lengkap dengan hasil data zonasi RT terbaru,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Ari Siswanto menyambut baik adanya peta zonasi di tingkat RT. Hal ini sesuai dengan kebijakan terbaru dari pemerintah berkaitan dengan PPKM berskala mikro.

“Adanya zonasi RT ini sangat bagus dan saya berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...