Ada Temuan Varian Baru COVID di Amerika

Warga mengantre untuk uji virus corona (COVID-19) di dalam kendaraan mereka di Stadion Dodger, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Senin (4/1/2021) – foto Ant

MEXICO CITY – Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), mengaku merasa waswas dengan adanya temuan tiga varian baru COVID-19 di 20 negara di Amerika.

“Varian ini diduga, menimbulkan pertanyaan soal kemungkinan peningkatan penularan virus,” kata direktur PAHO, Carissa F. Etienne, dalam konferensi pers daring, Kamis (4/2/2021).

Etinne meminta, negara-negara di Amerika agar bertindak tepat, untuk mengendalikan pandemic, dan memprioritaskan petugas medis dan kaum lansia dalam pendistribusian vaksin. “Menjauh dari virus bukanlah upaya sesekali waktu, tetapi sebuah komitmen konstan selama penularan masih aktif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Etienne memperingatkan adanya lonjakan kasus dan kematian COVID-19 di Meksiko. Terutama di negara bagian yang membuka sektor pariwisata mereka. “Di Meksiko, kasus dan kematian akibat COVID-19 semakin menggila, apalagi di negara bagian yang banyak menarik wisatawan selama liburan Natal, seperti Guerrero, Quintana Roo, Nayarit dan Baja California Sur,” kata Etienne.

Kasus baru COVID-19, disebutnya, juga terus mengganas di Amerika Tengah dan Karibia. Sementara itu, di Amerika Selatan, Kolombia masih melaporkan jumlah kasus tertinggi, disusul Brazil, yang terus mencatat lonjakan ekponensial baik pada kasus maupun kematian di Kota Manaus (ibu kota negara bagian Amazonas). Sepekan terakhir, lebih dari 1,8 juta orang di Amerika dilaporkan terpapar COVID-19, dan 47.000 orang lebih dilaporkan meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...