Ayam Woku, Menu Rumahan Khas Manado Bercita Rasa Pedas 

Editor: Mahadeva

Ayam Woku, masakan Sri Mulyani atau Elin siap disantap bersama keluarganya di rumahnya di Jalan Pandan Alas, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021) -  Foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA – Daging ayam, menjadi salah satu bahan masakan yang bisa diolah menjadi ragam menu nusantara. Salah satu yang bisa dimasak adalah, Ayam Woku. Menu kuliner rumahan khas Manado yang bercita rasa pedas.

Kuliner khas Manado, Sulawesi Utara ini bisa menjadi pilihan, dengan mencoba memasaknya di rumah untuk disantap bersama keluarga. Sri Mulyani (35), mengaku kerap memasak Ayam Woku untuk sajian di rumah. Apalagi, saat di masa pandemi COVID-19, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),  membuat warga Jakarta diminta untuk tetap di rumah saja. Dan Ayam Wokum bisa menjadi pilihan untuk disantap bersama keluarga, dalam situasi semua kegiatan terfokus di rumah.

“Ayam Woku, cara memasaknya tidak sulit. Kelezatan masakan ini terletak pada bumbu rempah, rasa pedas gurihnya menggugah selera. Suami dan anak saya suka sekali kuliner khas Sulawesi Utara ini,” ujar Elin, kepada Cendana News, saat ditemui di rumahnya di Jalan Pandan Alas, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021).


Sri Mulyani atau Elin, sedang menuangkan Ayam Woku buatanya ke dalam piring dan siap disantap bersama keluarganya di rumahnya di Jalan Pandan Alas, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021). Foto: Sri Sugiarti.

Cara memasak Ayam Woku adalah, dengan menyiapkan seekor ayam negeri utuh. Potong menjadi beberapa bagian. Selanjutnya, daging ayam dicuci dan ditiriskan. Kemudian bumbui dengan air jeruk nipis dan garam, dan aduk merata. Setelahnya diamkan sekira 10 menit.

Kemudian siapkan bumbu rempah diantaranya, bawang putih, bawang merah, kemiri, kunyit, jahe dan cabai merah.  Semua bumbu rempah itu di-uleg hingga halus, sedangkan sereh diiris tipis-tipis. Siapkan daun kemangi, daun salam, daun jeruk, dan tomat yang dipotong dadu. Cara memasak, panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun jeruk, daun salam, irisan sereh, dan tomat, kemudian diaduk merata.

Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu, beri air secukupnya, gula dan penyedap. Aduk terus hingga airnya menyusut, dan daging ayamnya matang. Lalu masukkan daun kemangi hingga layu.  “Daging ayam sudah berbalut dengan bumbu, dan airnya menyusut masukkan daun kemangi. Ayam Woku tercium harumnya, siap diangkat untuk disantap keluarga. Rasa gurih pedasnya bikin selera makan bertambah,” ujar Elin.

Ribon Bandala (34), suami Elin mengaku, sangat menyukai menu Ayam Woku buatan istrinya. Cita rasa rempah yang terkandung di dalam sajian masakan khas Manado tersebut diakui sangat terasa, sehingga ia pun ketagihan untuk terus menyantapnya. “Rasa pedas dan gurihnya Ayam Woku ini manjakan lidah saya, sampai nambah makannya,” kata Ribon, kepada Cendana News.

Dia mengaku kerap meminta istrinya memasak Ayam Woku. Apalagi di musim hujan, karena menu kuliner khas Sulawesi Utara tersebut akan semakin terasa lebih nikmat saat dimakan dikalah dingin. “Kita sekarang ini kegiatan terfokus di rumah karena PSBB, musim hujan juga. Enaknya makan Ayam Woku buatan istri,” pungkas Ribon.

Lihat juga...