BC Entikong Gagalkan Penyelundupan 18,7 Kg Methamphethamine

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk dari Malaysia berinisial S, yang diamankan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar karena berupaya penyelundupan narkotika jenis Methamphethamine di PLBN Entikong – Foto Ant

PONTIANAK – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis Methamphethamine.

Penangkapan dilakukan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Narkoba tersebut dibawa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang masuk dari Malaysia berinisial S. “Tersangka S membawa barang haram itu dengan dimasukkan ke koper, melalui jalur kedatangan PLBN Entikong. Modus pemasukan barang diduga narkotika tersebut menggunakan koper yang digabungkan dengan barang PMI yang diurus oleh pengurus barang,” kata Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC TMP C Entikong, Rio Tri Wibowo, di Pontianak, Kamis (11/2/2021).

Kejadian itu bermula dari kecurigaan tim P2 KPPBC TMP C Entikong, yang bertugas di PLBN jalur kedatangan, Selasa (9/2/2021). Sekitar pukul 11.34 WIB, sebuah koper berwarna biru tua yang dibawa oleh porter PLBN, berdasarkan hasil analisis citra x-ray diduga berisi narkotika. Menyikapi kecurigaan tersebut, tim selanjutnya mengkondisikan agar kegiatan Bea Cukai di perbatasan dilakukan seperti biasa sembari menunggu orang datang mengaku pemilik atau kuasa koper tersebut.

Namun karena hingga ditutupnya PLBN Entikong pada pukul 15.00 WIB tidak ada yang mengakui kepemilikan koper tersebut, koper disimpan dan diamankan oleh petugas Bea Cukai. Berdasarkan analisis CCTV diketahui, dari jalur netral Tebedu-Entikong, koper tersebut dibawa oleh orang mengenakan jaket biru, yang selanjutnya diterima oleh pengurus PMI berinisial A.

Koper tersebut diangkut menggunakan troli ke dalam gedung PLBN oleh porter berinisial D. “Dari pendalaman informasi berdasarkan keterangan yang didapat dari sdr. A dan D, diketahui identitas orang berjaket biru tersebut bernama S usia 21 tahun berasal dari Polewali,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan, beberapa paket narkoba yang dikemas dalam 18 bungkus plastic kemasan teh Cina. Kemudian dibungkus dengan plastik hitam, dan dibungkus plastik bening. Terkonfirmasi barang tersebut sebagai Methamphetamine dengan berat total 18,7 kilogram.

Selanjutnya untuk melacak dan menemukan pemilik koper, Kepala Kantor Bea Cukai Entikong melakukan koordinasi dan membentuk tim gabungan bersama Kanwil DJBC Kalbagbar, KPPBC TMP C Sintete dan kepolisian dari Polsek Entikong, Polres Sanggau dan Polda Kalbar.

Diketahui, S sedang bergerak menuju ke wilayah Selakau-Sambas dan didapatkan juga informasi bahwa S akan bertemu seseorang di cafe kopi wilayah Selakau, Kabupaten Sambas. Kemudian, Rabu (10/2/2021) pukul 20.30 WIB, yang berlokasi di warung kopi di sebelah jembatan Selakau Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Selakau, usaha pencarian yang dilakukan tim gabungan membuahkan hasil dengan menangkap tersangka S.

Dari pemeriksaan, S mengakui membawa koper tersebut atas perintah orang yang berada di Miri, Malaysia, yang biasa dipanggil abang. Dia membawa koper tersebut dengan dijanjikan upah sebesar 10.000 RM. “Namun saat melintas jalur PLBN Entikong, S merasa takut saat akan dilakukan pemeriksaan oleh Petugas Bea dan Cukai dan memutuskan untuk meninggalkan barang tersebut dan melarikan diri ke wilayah Sambas,” katanya.

Saat ini, tersangka S serta barang bawaannya dibawa oleh tim gabungan ke Polda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut. Keberhasilan kegiatan Joint Border Task Force (Penindakan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika wilayah Batas Darat) merupakan hasil sinergi yg baik antara Bea Cukai (Kanwil DJBC Kalbagbar, KPPBCTMP C Entikong, KPPBC TMP C Sintete) bersama kepolisian RI (Polda Kalbar, Polres Sanggau, Polsek Entikong) dalam menjaga keamanan perbatasan dari masuknya barang terlarang. (Ant)

Lihat juga...