Bengkulu Diguncang Tujuh Kali Gempa Beruntun

Rumah milik warga Desa Sungai Gerong, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu Yuliana yang mengalami kerusakan akibat dua kali gempa yang mengguncang daerah itu – Foto Ant

BENGKULU – Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mencatat, Rabu (10/2/2021) sejak pukul 17.15 WIB, ada tujuh gempa bumi berkekuatan sedang mengguncang Bengkulu.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, BMKG Bengkulu, Litman mengatakan, ketujuh gempa tersebut memiliki pusat getaran di sekitar perairan Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Gempa pertama terjadi pukul 17.25 bermagnitudo 5,2 dengan titik pusat di kedalaman 10 kilometer, berlokasi di 79 kilometer Barat Daya Pulau Enggano.

Tak lama berselang, pukul 17.21 WIB kembali terjadi gempa dengan magnitudo 4.8, dengan pusat getaran tak jauh dari lokasi gempa pertama. Kemudian, pada pukul 19.52 WIB terjadi gempa dengan magnitudo 6,3. Litman menyebut gempa ini merupakan puncak dari gempa sebelumnya, karena setelah gempa tersebut terjadi tiga kali gempa susulan dengan magnitudo 4. “Lokasi gempanya tidak berjauhan dan hanya kedalamannya saja yang berbeda-beda,” kata Litman, Rabu (10/2/2021) malam.

Tujuh gempa beruntun yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal, terjadi karena aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia, dan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Lokasi gempa beruntun yang terjadi di Bengkulu sejak Rabu petang ini merupakan megatrust Enggano. Lokasi tersebut merupakan titik gempa besar bermagnitudo 7,9, yang mengguncang Bengkulu di 2000 lalu. “Kami belum menerima informasi, adanya kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut namun kami imbau masyarakat tetap berhati-hati,” demikian Litman. (Ant)

Lihat juga...