Berbagai Kawasan di Tarakan Disemprot Disinfektan

Para personel TNI Kodim 0907/Tarakan melakukan penyemprotan disinfektan di Tarakan, Minggu (7/2/2021) – foto Ant

TARAKAN – Sebanyak 10 mobil, diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah di Kota Tarakan, Kaltara, Minggu (7/2/2021). Kegiatan tersebut untuk menekan peningkatan kasus penularan COVID-19.

Penyemprotan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Gabungan Tarakan, yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, FKPPI, PMI dan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. “Setelah kemarin kita fokus di daerah yang cukup jauh dulu, hari ini kita fokus di daerah kota seperti Pasar Gusher, Pasar Tenguyun, daerah Mangrove, Pamusian dan Kampung 1,” kata Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Eko Anthoni Chandra Lestianto di Tarakan, Minggu (6/2/2021).

Menurutnya, daerah tersebut merupakan daerah mobilitas tinggi warga, maka dilakukan penyemprotan disinfektan. Selain mengerahkan 10 kendaraan untuk penyemprotan, juga ada motor yang dilengkapi alat semprot manual. Tim Satgas COVID-19, juga melakukan sterilisasi di sekitar wilayah Tarakan Tengah dan Tarakan Barat, yang merupakan wilayah Koramil 0907/02 dan Koramil 0907/03.

Tak hanya penyemprotan, pembagian masker juga tetap berjalan di Koramil 0907/04 Tarakan Utara, Juata Permai. “Kami akan terus mengingatkan warga soal pentingnya penggunaan masker dan mudah-mudahan warga teredukasi dan sadar pentingnya menjaga protokol kesehatan, sehingga kami harapkan bisa menekan angka penyebaran COVID-19 di Kaltara, khususnya Kota Tarakan,” kata Eko Anthoni.

Tarakan, merupakan kota transit yang berada di Kaltara dan penghubung ke empat kabupaten yang ada di Kaltara. Oleh karenanya, banyak pendatang yang membuat Satgas COVID-19 Gabungan terus mengedukasi warga dan pendatang, maupun mereka yang akan meninggalkan Kaltara, untuk terus menjaga prokes untuk melindungi diri dan orang lain.

Tarakan, saat ini masih berstatus zona merah, dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif sampai Minggu (7/2/2021) sebanyak 4.435 orang. Dengan jumlah kasus konfirmasi meninggal dunia sebanyak 68 dan jumlah kasus probable meninggal dunia tiga orang dan jumlah pasien COVID-19 yang dirawat sebanyak 1.753 orang. (Ant)

Lihat juga...