Berendam di Air Laut Tingkatkan Imunitas Tubuh

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Olah raga renang dan berendam air laut di pantai Kunyit, Teluk Betung, menjadi salah satu aktivitas fisik sebagian warga Bandar Lampung.

Valentina, warga setempat, menyebut air yang jernih dan udara sejuk menjadi alternatif untuknya melakukan olah raga renang bersama kerabat. Pantai dengan ombak tenang, menjadi lokasi untuk menikmati sinar matahari.

Menurutnya, Pantai Kunyit yang berada di Teluk Lampung kerap menjadi lokasi latihan renang terbuka. Kedalaman pantai yang aman memberi kesempatan untuk melatih anak berenang. Sebelumnya, ia kerap mengajak anak berenang di salah satu kolam renang di Bandar Lampung. Namun, fasilitas olah raga yang ditutup sementara, berimbas warga memilih pantai untuk berenang.

Kegiatan renang di pantai bagi anak-anak, sebutnya, lebih aman karena kadar garam tinggi membuat anak bisa mengambang. Meski demikian, sejumlah anak memanfaatkan pelampung dari ban dalam bekas untuk berlatih. Selain aktivitas renang untuk menjaga kebugaran tubuh, berendam air laut juga memiliki khasiat kesehatan. Tekanan air laut, kadar garam dan air laut yang hangat menjadi terapi alami.

Usai melakukan olah raga renang, sebagian warga bisa membeli ikan segar untuk mendapatkan asupan gizi peningkat stamina tubuh di Pantai Kunyit, Jumat (5/2/2021). -Foto: Henk Widi

“Air laut yang memiliki kadar garam sekaligus perpaduan arus hangat dan dingin, dikombinasikan dengan sinar matahari memberi terapi bagi tubuh mendapatkan stamina yang baik menghadapi kondisi cuaca yang kerap berubah, dan meningkatkan imun tubuh,” terang Valentina, saat ditemui Cendana News, Jumat (5/2/2021).

Berenang dan berendam di air laut pantai Kunyit, relatif bersih. Pasalnya, wilayah tersebut jauh dari muara sungai yang kerap membawa material sampah.

Alam yang bersih jauh dari pabrik, membuat air yang digunakan untuk renang dan berendam relatif bersih. Fasilitas tangga dan susunan batu pemecah ombak, menjadi sarana untuk memudahkan aktivitas warga yang akan berenang dan berendam.

Aktivitas renang dan berendam di pantai, sebut Valentina, sekaligus menjadi cara merelaksasi pikiran. Menenangkan pikiran dengan berendam pada air laut, bisa meningkatkan kesehatan mental. Sejumlah gangguan kesehatan kulit dipercaya bisa sembuh setelah berendam di air laut. Makin lama berendam dengan air laut berkadar garam, membuat badan menjadi hangat.

“Terapi kesehatan paling murah, salah satunya dengan berendam di air laut, karena bisa dilakukan tanpa membutuhkan alat mahal,”cetusnya.

Rohimat, salah satu warga, menyebut aktivitas renang dilakukannya sebagai rangkaian olah raga sepeda. Usai bersepeda keliling jalan protokol di Teluk Betung bersama rekan-rekan, berenang dan berendam menjadi terapi menyehatkan. Ia bisa melatih fisik kaki, tangan dengan gerakan yang tidak terlalu membutuhkan tenaga banyak. Merendam kaki di air laut, sekaligus menghilangkan pegal, kram dan rematik.

“Air laut yang hangat bisa menjadi sarana terapi, setelah olah raga bersepeda agar pegal hilang,” cetusnya.

Berenang di pantai, sebutnya, bisa dimanfaatkan untuk melatih kayuhan kaki pada sepeda. Peredaran darah yang lebih lancar bisa diperoleh usai melakukan aktivitas renang di air laut. Pantai Kunyit yang terhalang sejumlah pulau kecil di Teluk Lampung, mendukung kegiatan renang tanpa kuatir terjangan ombak besar.

Selain melalukan aktivitas berenang, berendam, keberadaan pedagang ikan laut segar bisa menjadi cara mendapatkan asupan gizi.

Rohimat kerap membeli ikan laut segar yang dijual sejumlah pedagang. Ikan laut segar bisa menjadi asupan gizi, zat besi dan omega tiga yang mendukung aktivitas fisik.

“Aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, makin lengkap dengan asupan gizi dengan mengonsumsi ikan laut”, pungkasnya.

Lihat juga...