Bisnis Tanaman Hias di Bekasi Masih Menjanjikan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Bisnis tanaman hias menjadi salah satu usaha menjanjikan. Tentunya tidak asing lagi, karena hobby, tidak hanya dapat senang tapi juga memperoleh pemasukan.

Saat ini, aneka tanaman hias memiliki trend baru di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, terutama untuk jenis keladi dan aglonema. Meski harganya mencapai ratusan ribu tapi tetap diburu pencinta tanaman hias.

Penjual tanaman hias di wilayah Jalan Benda, Jatimekar, Jatiasih contohnya, Ibu Eny, mengakui bahwa berbisnis tanaman hias masih menjanjikan untung. Namun demikian, tentunya harus mengenal lebih banyak jenis tanaman hias yang lagi ngetrend seperti sekarang tanaman keladi yang banyak diburu.

“Keladi itu sebenarnya memiliki beragam, tapi yang banyak diburu pencinta tanaman hias untuk jenis Keladi baret dan jaguar,” ungkap Ibu Eny, pemilik R3D Flora, kepada Cendana News, ditemui dilokasi taman tanaman hiasnya di Jatiasih, Selasa (2/2/2021).

Eny mengatakan, untuk dua jenis keladi tersebut, ia jual dengan harga Rp350 ribu. Keladi jaguar memiliki keunikan sendiri pada daunnya, lebih dominan warna merah disertai loreng. Sementara Baret, dominasi warna merah lisptik.

Kenapa mahal, menurut Eny, keladi jaguar dan baret tersebut merupakan jenis keladi yang didatangkan dari wilayah Papua. Sehingga memiliki bentuk dan jenis berbeda dibanding di wilayah Jawa yang biasa dijual di tempat biasa.

Jenis tanaman hias lainnya, memiliki posisi sama banyak diburu, seperti black lipstick dan aglonema Sunsom Thailand. Kedua tanaman ini juga sangat diburu pencinta tanaman hias karena keindahan dan keunikan dari daunnya yang mengkilap dan warna warni.

“Saya jual Rp500 ribuan, untuk jenis tanaman tersebut. Ini sudah murah dibanding online atau tempat lainnya,” papar dia.

Lebih lanjut dia juga menyebutkan bahwa saat ini saingan jual tanaman hias, harus bersaing dengan online. Mereka yang hanya memiliki satu tanaman kemudian di foto lalu di tawarkan.

Ia mengaku, banyak tanaman di tempatnya raib, hilang begitu saja. Tapi untuk menjaga keamanan tanaman hias yang memiliki nilai harga disimpan ditempat khusus.

Pekerja taman Asep, mengakui ada beberapa jenis tanaman yang dibudidayakan yang diambil dari anakan untuk disemai dipelihara dan ditawarkan.

“Inilah untungnya berbisnis tanaman hias, tidak hanya beli yang sudah jadi kemudian ditawarkan lagi dengan keuntungan tertentu. Tapi bisa sistem budidaya sendiri, tapi tentu butuh waktu,” paparnya.

Lihat juga...