Bupati Siak Minta Dispensasi Terlambat Bayar Listrik

Bupati Siak Alfedri. -Ant

SIAK – Bupati Siak, Provinsi Riau, Alfedri, meminta dispensasi atas keterlambatan pembayaran tagihan listrik di beberapa instansi, yang arusnya sudah diputus PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siak, karena menurutnya telat bayar itu bukan unsur kesengajaan.

“Bukan tidak bayar, kami anggarkan untuk itu. Ini karena adanya transfer teknologi yang mewajibkan daerah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), ada kendala di dalamnya karena ‘server down’ di Kementerian Dalam Negeri, jadi semua terlambat,” kata Alfedri di Siak, Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya, kata dia, Pemkab Siak telah menyurati PLN setempat untuk meminta kebijakan soal kelonggaran penangguhan pembayaran, hingga proses pencairan uang kas daerah kabupaten Siak selesai. Namun, surat itu langsung ditolak oleh pihak PLN.

Ia pun sangat menyayangkan sikap PLN, mengingat kedua belah pihak sama-sama bekerja untuk negara. Menurutnya, selama ini Pemkab Siak sudah banyak membantu PLN untuk mengembangkan jaringannya di daerahnya, sehingga menguntungkan.

“Pemkab Siak sudah banyak kontribusi terhadap PLN, bahkan masalah lahan pembangunan Gardu Induk juga difasilitasi. Selama ini komunikasi Pemkab dengan PLN sangat bagus. Kurang apa Pemkab bantu PLN? ” tanyanya.

Sementara Manajer PLN ULP Siak, Dian Indri, meminta kepada pemerintah untuk mengambil kebijakan untuk membayar tagihan listriknya. Dia mengaku juga mengetahui kendalanya, yakni SIPD tersebut.

“Sebelumnya, kami prihatin dengan kondisi ini. Saya juga kurang koordinasi kepada dinas-dinas. Tapi kami hanya taat aturan yang ada di PLN, saya tidak punya wewenang agar ini tidak diputus,” sebutnya.

Meski begitu, ia mengaku tidak memutus arus listrik di beberapa tempat yang juga belum dibayar Pemkab Siak. Di antaranya Istana Siak, Kantor Bupati, DPRD Siak, rumah dinas dan Masjid Raya.

“Karena kami tahu dampaknya. Tapi saya sudah ditegur, sudah saya kasih tenggat waktu, sebenarnya sudah diputus,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...