Damandiri Fasilitasi UMKM di Wanareja Peroleh BPUM

Editor: Koko Triarko

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso di Cilacap, Sabtu (27/2/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

CILACAP – Yayasan Damandiri melalui Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera Cilacap, memfasilitasi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Setidaknya, ada 204 pelaku UMKM di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap yang diajukan mendapatkan bantuan.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso, mengatakan, Yayasan Damandiri meminta pihaknya untuk melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan. Kemudian pada akhir Desember lalu, mereka sudah memperoleh Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

“Yang kita ajukan ada 204 pelaku UMKM dan semuanya lolos, mereka mendapatkan bantuan modal Rp2,4 juta dan langsung diberikan melalui rekening masing-masing,” terangnya, Sabtu (27/2/2021).

Fasilitasi penerimaan bantuan yang dilakukan pihak koperasi, ternyata membawa dampak positif bagi warga sekitar, begitu pula dengan pihak koperasi. Di tengah pandemi Covid-19 yang berlangsung lama ini, Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera mendapatkan anggota baru sebanyak 7 orang. Mereka mendaftar menjadi anggota dan siap untuk memenuhi kewajiban sebagai anggota, yaitu membayar iuran wajib dan dan pokok setiap bulannya.

“Anggota baru ini masuk tanpa mengajukan pinjaman, padahal biasanya orang masuk menjadi anggota koperasi karena mempunyai keinginan untuk mengajukan pinjaman. Tetapi yang 7 orang anggota baru ini masuk, murni karena ingin menjadi anggota koperasi kita, sebab mereka sudah memahami manfaat menjadi anggota koperasi,” tutur Puji Heri.

Lebih lanjut Puji Heri memaparkan, banyak keuntungan serta manfaat yang diperoleh masyarakat saat menjadi anggota koperasi binaan Yayasan Damandiri tersebut. Sebab, pihak yayasan memiliki banyak program sosial, mulai dari bedah rumah, pemberian kredit modal tanpa jaminan, program bantuan lantainisasi, jambanisasi, beasiswa untuk anak sekolah dan lain-lain. Selama ini, penerima bantuan sosial diutamakan dari anggota koperasi.

“Jadi, banyak sekali manfaat menjadi anggota koperasi binaan Yayasan Damandiri, termasuk fasilitasi bantuan dari pemerintah pusat melalui program BPUM kemarin, dan kita terus berupaya untuk mensosialisasikan kepada warga desa supaya mereka paham,” jelasnya.

Saat ini, keanggotaan Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera sudah mencapai 1.400 lebih. Artinya, 50 persen lebih dari warga Desa Madura yang termasuk kategori usia produktif sudah menjadi anggota koperasi. Total jumlah kepala keluarga (KK) di Desa Madura sebanyak 3.400 orang.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Desa Madura yang mendapatkan bantuan BPUM, Yani, mengatakan bantuan tersebut dipergunakan untuk menambah modal usahanya. Selama ini, ia sudah memiliki usaha isi ulang air minum.

“Saya sudah lama menjadi anggota Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera dan memang banyak sekali manfaatnya, termasuk kemarin memperoleh bantuan modal hingga Rp 2,4 juta,” katanya.

Lihat juga...