Dekopinda Banyumas Harap Program Damandiri di Daerah Terus Lanjut

Editor: Koko Triarko

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Banyumas, Muhammad Arsad Dalimunte, di Purwokerto, Rabu (10/2/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

PURWOKERTO – Pergantian pucuk pimpinan pada Yayasan Damandiri, sepeninggal Subiakto Tjakrawerdaya, diharapkan tak mengubah ruh perjuangan yayasan yang selalu mengedepankan koperasi sebagai sarana untuk memakmuran rakyat.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Banyumas, Muhammad Arsad Dalimunte, mengatakan selama ini di bawah kepemimpinan Subiakto, Yayasan Damandiri selalu menggaungkan koperasi hingga ke tingkat desa-desa. Selain itu, spirit pemberdayaan juga terus didengungkan melalui berbagai program yang dijalankan.

“Kita selaku pegiat koperasi di daerah, berharap ruh dan spirit perjuangan Yayasan Damandiri akan tetap terpelihara sepeninggal Pak Subiakto. Sebab, dunia koperasi masih membutuhkan Yayasan Damandiri sebagai rekan, teman sejawat, partner sekaligus guru untuk mengembangkan koperasi ke depannya,” tuturnya, Rabu (10/2/2021).

Lebih lanjut Arsad menjelaskan, ia sangat memahami cita-cita besar mantan menteri Koperasi dan UKM di era 1990-an tersebut, untuk mampu mengajak seluruh rakyat Indonesia berkoperasi dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

Cita-cita tersebut sudah mulai diwujudkan, dengan dibentuknya koperasi-koperasi di tingkat desa yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri. Termasuk di Kabupaten Banyumas, yaitu Koperasi Utama Sejahtera Mandiri di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok. Koperasi yang baru berdiri sekitar dua tahun tersebut, manfaatnya sudah banyak dirasakan warga sekitar.

“Jadi, koperasi binaan Yayasan Damandiri tersebut tidak hanya sekadar mengedepankan keuntungan, namun juga memberikan edukasi untuk memajukan usaha para anggotanya. Sehingga ada sinergi yang terbangun antara koperasi dengan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Arsad, koperasi sebagai soko guru  ekonomi rakyat secara perlahan berusaha diwujudkan oleh Yayasan Damandiri. Hal ini dibuktikan dengan adanya  konsep membangun jejaring usaha di desa-desa, dari hulu hingga ke hilir.

Sementara itu dalam dialog interaktif bersama Cendana News beberapa waktu lalu, Sekretaris Yayasan Damandiri, Firdaus, Ak., MBA., menegaskan, berbagai program serta spirit yang diwariskan Subiakto tetap akan dijaga dan dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya.

“Program pemberdayaan tetap akan kita jalankan, selama pandemi ini, kita memang lebih banyak untuk membuat dan memperbaiki konsep pemberdayaan, tetapi kegiatan juga tetap ada yang jalan di desa binaan,” katanya.

Menurut Firdaus, komitmen untuk membesarkan koperasi akan terus diperjuangkan Yayasan Damandiri. Dengan targer akhir adalah kemandirian dalam segara hal, di antaranya pangan. Karenanya, di setiap Desa Cerdas Mandiri Lestasi (DCML) bentukan Yayasan Damandiri selalu diupayakan untuk mengangkat dan mengembangkan potensi lokal.

Lihat juga...