Desa Detusoko Barat Tawarkan Wisata Alam

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

ENDE — Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan keuntungan sebagai desa penyanggah Taman Nasional Kelimutu untuk menjual keunggulan desanya dalam menarik wisatawan.

Kepala Desa Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT, Ferdinandus Watu saat ditemui di areal persawahan di desanya, Rabu (13/1/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Saya mengajak yang tergabung dalam Remaja Mandiri Community (RMC) mengembangkan ekowisata,” kata Ferdinandus Watu pendiri Remaja Mandiri Community, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT saat dihubungi Cendana News, Minggu (21/2/2021).

Nando sapaannya mengatakan, bersama RMC pihakanya mempromosikan keindahan alam termasuk sawah bertingkat yang ada di desanya, budaya dan kehidupan masyarakat petani.

Dia sebutkan, lahirlah konsep Decotourism atau Detusoko Eco-tourism yang ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung dan menginap di desanya lewat paket wisata.

“Kami menyajikan atraksi wisata dengan mengajak wisatawan terlibat secara langsung di dalamnya. Kami juga mengajak masyarakat menginap di home stay, melihat dan tinggal bersama masyarakat,” ujarnya.

Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Detusoko Barat ini pun memfasilitasi anak-anak muda di desanya mendapatkan program beasiswa pendidikan pariwisata agar bisa bekerja di sektor pariwisata.

Nando mengaku sudah banyak anak-anak muda yang dikirim belajar dan magang di luar desanya bahkan hingga ke luar negeri, sehingga sumber daya manusia di bidang pariwisata di desanya kini memadai.

“Saya juga sedang menghidupkan sanggar musik kampung dengan membuat grup musik yang memainkan alat-alat musik tradisional. Kami juga menyanyikan lagu daerah serta menampilkan tarian-tarian daerah,” ucapnya.

Pemandu wisata anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Sikka, Ben Marianus saat berbincang dengan Cendana News mengakui Desa Detusoko Barat merupakan salah satu desa wisata yang menarik minat wisatawan asing.

Ben menyebutkan, wisatawan asing sangat menyukai konsep eco wisata dan berinteraksi dengan masyarakat sehingga pihaknya pun selalu menjual konsep wisata ini selain berbagai destinasi wisata menarik lainnya di Flores.

“Desa Detusoko Barat sudah layak menjadi desa wisata karena infrastruktur dan sumber daya juga mendukung,” ucapnya.

Menurut Ben, sawah bertingkat yang ada di desa tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara selepas berwisata ke Danau Kelimutu yang sudah mendunia.

Lihat juga...