Di Denpasar Masih Ditemukan Warga Pelanggar Protokol Kesehatan

Tim Yustisi Denpasar menjaring warga pelanggar prokes di Denpasar, Provinsi Bali, Senin (8/2/2021) – Foto Ant

DENPASAR – Tim Yustisi Kota Denpasar, Provinsi Bali, menjaring delapan orang pelanggar Protokol Kesehatan (prokes), pada kegiatan Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Jalan Gunung Soputan, Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dari delapan orang pelanggar, empat orang didenda ditempat karena tidak menggunakan masker. Dan empat orang lagi mendapatkan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Selain itu, pelanggar prokes juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan bersedia tidak melanggar lagi, serta mematuhi segala peraturan yang berlaku, dalam upaya menekan pandemi COVID-19. “Jika suatu hari warga tersebut kembali ditemukan melanggar, maka kami akan memberikan tindakan lebih tegas,” katanya.

Setiap hari, Tim Yustisi Kota Denpasar memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat. Namun kenyatanya, masih saja ditemukan warga yang melanggar. Untuk kebaikan semuanya, Sayoga mengimbau, masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. Dengan mentaati protokol kesehatan juga dapat menekan dan memutus penyebaran mata rantai COVID-19.

Hal tersebut dikarenakan, kasus yang positif COVID-19 saat ini semakin meningkat. Sedangkan fasilitas dan tenaga kesehatan sangat terbatas. Dewa Sayoga mengharapkan, masyarakat sadar akan pentingnya mentaati protokol kesehatan. “Dengan semua mentaati protokol kesehatan maka mata rantai COVID-19 segera diputus dan perekonomian bisa kembali normal,” pungkas Dewa Gede Anom Sayoga. (Ant)

Lihat juga...