Di Gorontalo Utara, Capaian Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama Hanya 73,1 Persen

Seorang tenaga kesehatan (tengah) mendapat suntikan vaksin CoronaVac saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua untuk sumber daya manusia kesehatan di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). ANTARA

GORONTALO – Capaian realisasi vaksinasi COVID-19 di Gorontalo Utara, hanya 73,1 persen, dari total target 1.041 orang Tenaga Kesehatan (Nakes).

“Itu capaian untuk vaksinasi tahap pertama yang ditargetkan bagi 1.041 orang tenaga kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Rizal Yusuf Kune, Kamis (18/2/2021).

Realisasi tersebut belum menembus target yang diharapkan, yaitu 90 persen, sebab masih ada tenaga kesehatan yang tertunda proses vaksinasinya. Mereka yang tertunda, karena terdeteksi memiliki penyakit penyerta, seperti hipertensi atau darah tinggi, kolesterol, asam urat, atau penyakit lainnya. Namun demikian, vaksinasi akan tetap diberikan saat kondisi tubuh tenaga kesehatan telah memenuhi syarat memperoleh vaksin.

Untuk tahap dua, yang pelaksanaanya sementara berlangsung di seluruh puskesmas dan rumah sakit, diharapkan tenaga kesehatan penerima dosis pertama tetap dalam kondisi sehat. Sehingga bisa mendapatkan vaksin pada dosis kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara, Rizal Yusuf Kune – Foto Ant

Ia mengimbau, seluruh tenaga kesehatan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, agar bisa mendapatkan vaksin dosis kedua. Untuk dosis kedua, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait dengan persentase tenaga kesehatan yang telah divaksinasi. Baru dilakukan sejak Rabu (17/2/2021) lalu.

Harapannya, sama dengan vaksinasi awal, menembus persentase di atas 70 persen atau bisa mencapai 90 persen. “Kita optimistis seluruh capaian vaksinasi ini untuk para tenaga kesehatan baik tahap pertama dan kedua, mampu menembus 90 persen,” ucapnya.

Dosis Vaksin Sinovac yang digunakan, masih menggunakan sisa dari 1.760 dosis yang disalurkan Dinkes Provinsi Gorontalo pada pendistribusian vaksin pertama. Pendistribusian di seluruh puskesmas pun dilakukan di hari pelaksanaan vaksinasi.

Distribusinya menggunakan kendaraan dengan pengawalan ketat, menembus hingga puskesmas di wilayah perbatasan, baik di barat Kecamatan Tolinggula maupun timur Kecamatan Atinggola. Sejauh ini, pihaknya belum mendapat laporan kejadian luar biasa atau indikasi pascavaksinasi. “Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi untuk pejabat daerah dan tenaga kesehatan, berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...