Dinkes: Belum Ada Keluhan Dampak Vaksin di Banyumas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Pemberian vaksin yang sudah memasuki tahap kedua di Kabupaten Banyumas, sejauh ini belum ditemukan adanya keluhan dampak vaksin yang signifikan. Keluhan yang muncul hanya sebatas pusing dan mual, hal tersebut masih dianggap sebagai normal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto di kompleks perkantoran Pemkab Banyumas, Jumat (26/2/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, untuk pemberian vaksin tahap dua yang sudah berlangsung tiga hari terakhir ini. Keluhan dampak vaksin baru dari pemberian vaksin tahan pertama, ada 20 nakes yang mengeluhkan pusing dan mual-mual usai divaksin.

“Untuk pelaksanaan vaksin tahap dua ini, belum ada laporan keluhan apapun. Sedangkan untuk vaksin tahap pertama, sempat ada keluhan 20 orang yang merasa pusing dan mual setelah divaksin. Namun setelah dilakukan observasi selama 30 menit, gejala tersebut mereda dan hilang,” katanya, Jumat (26/2/2021).

Lebih lanjut Sadiyanto memaparkan, gejala tersebut masih sangat wajar, dimana saat tubuh dimasukan benda asing yaitu vaksin, maka secara otomatis akan ada reaksi. Di sisi lain, pada saat bersamaan bisa jadi ada penyakit tertentu yang masih dalam taraf inkubasi.

Menurut Kadinkes, faktor psikologis juga sangat mempengaruhi kondisi kesehatan. Seperti ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan. Bagi masyarakat yang akan menjalani vaksin, diharapkan tidak perlu khawatir dan cemas, sebaliknya diminta untuk mempersiapkan kondisi tubuh yang fit, dengan cukup tidur dan istirahat.

Untuk vaksin tahap kedua ini, diberikan kepada kalangan TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN), wartawan, para pedagang di pasar tradisional, pelaku perjalanan seperti sopir travel, sopir bus dan lainnya.

Untuk kalangan ASN diprioritaskan untuk yang bertugas dan melakukan pelayanan langsung seperti petugas Dinas Perhubungan (Dinhub), Mal Pelayanan Publik (MPP), serta Satpol PP. Untuk lingkungan kompleks sekretariat Pemkab, sudah dilakukan vaksin terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di kompleks tersebut, termasuk juga kalangan DPRD Banyumas.

Sementara itu, penanggung jawab vaksin di Puskesmas Purwokerto Barat, Wisnu Murti menyampaikan, dari berbagai kelompok masyarakat yang sudah melakukan vaksin di Puskesmas Purwokerto Barat, sampai saat ini belum ada keluhan dampak vaksin yang disampaikan.

Pihaknya menyertakan kartu vaksin setelah pemberian vaksin pertama, dan masyarakat diminta untuk menghubungi nomor handphone yang tertera jika merasakan gejala sakit usai vaksin.

“Sampai saat ini tidak ada yang menghubungi kami dan mengeluhkan sakit pasca vaksin, baik untuk yang vaksin tahap pertama maupun kedua,” pungkasnya.

Lihat juga...