Dua Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Diringkus di Bekasi

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Dua pengedar narkoba dari jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2 A Banceuy Bandung dan Garut, diringkus polisi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Setu, Polres Metro Bekasi.

Penangkapan tersebut berdasarkan Informasi masyarakat bahwa ada  pengedar narkoba. Penangkapan langsung dipimpin oleh Kapolsek Setu AKP Dedi Hediana bersama anggota Reskrim untuk melakukan penyelidikan guna mendeteksi keberadaan pelaku.

Pada Rabu, 27 Januari 2020 sekira pukul 17.00 WIB, anggota Reskrim Polsek Setu mencurigai rumah kontrakan di Perum Villa Gading Rivera Jalan Flamboyan IV, Blok B8 No.9, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara.

Selanjutnya, anggota Reskrim langsung menggeledah rumah dan di dapati 1 bungkus plastik warna hitam sebanyak 17 bungkus plastik dan barang bukti lainnya

Dari tangan kedua pengedar yang diketahui warga Tambun Utara dengan inisial Des Als D (24) dan MM Als Oker (26), Polisi mengamankan ganja seberat 1,2 Kilogram dan 10 paket Sabu ukuran berat 15 gram.

“Dari tangan kedua tersangka berhasil diamankan barang bukti 1,2 kg dan 10 paket sabu atau 15 gram,” ungkap Kapolsek Setu AKP Dedi Hediana, kepada awak media, Senin (1/2/2021).

Dikatakan, kedua pelaku yang diringkus merupakan jaringan   Lapas Banceuy di Bandung dan Lapas Garut. Dia menyebutkan bahwa satu pelaku sudah beberapa kali mendapatkan kiriman (narkoba) dari LP. Namun siapa  penyuplai masih dalam pengembangan.

“Dalam kasus ini, kami sedang mengembangkan untuk bisa menangkap penyuplai narkoba dari jaringan LP ini. Mudah-mudahan pelaku lainnya segera terungkap,” ujar Dedi, akan kembali memberi Keterangan hasil pengembangan tim di lapangan.

Lebih lanjut dikatakan dari interogasi dilakukan diketahui bahwa kedua pelaku sudah tiga bulan melakukan peredaran narkoba. Mereka mengedarkan ganja dalam jumlah 5 kilo.

Adapun modusnya,, kedua pelaku mengedarkan narkoba bekerja sama dengan tahanan yang berada di LP tersebut. Pelaku mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Bekasi melalui jejaring medsos dan group WhastApp mereka.

Adapun barang barang bukti yang diamankan polisi diantaranya 17 bungkus plastik narkoba jenis daun ganja kering, 1 bungkus plastik warna hitam daun ganja kering dengan berat 462 gram, 12 bungkus plastik klip bening berisi kristal putih (diduga) jenis sabu,

Kedua pelaku dikenakan pasal 114, pasal 112 dan pasal 111 dengan hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Lihat juga...