Empat Kali Presiden Batal ke Waduk Napun Gete

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Presiden Jokowi batal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dijadwalkan berlangsung besok, Selasa (16/2/2021).

Pembatalan diperoleh dari pihak Sekretariat Negara (Setneg) Minggu (14/2/2021) malam dan sebelumnya telah ramai beredar di media sosial soal pembatalan kunjungan ini.

“Iya semalam kami dapat informasi dari Sekretariat Negara yang sudah ada di Maumere bahwa presiden batal berkunjung ke Kabupaten Sikka,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi, Pimpinan Setda Sikka, NTT, Very Awales, kepada media di Kantor Bupati Sikka, Senin (15/2/2021).

Very menyebutkan, persiapan untuk pelaksanaan kunjungan presiden dalam rangka meresmikan penggunaan Bendungan Napun Gete di Desa Ilimedo, Kecamatan Waiblama sudah mencapai 95 persen.

Dia menyebutkan, awalnya peresmian bendungan dilaksanakan tanggal 2 Februari 2021 namun diundur lagi ke tanggal 16 Februari, itu pun mengalami pembatalan, dan sebelumnya juga sudah beberapa kali batal.

“Tidak ada alasan khusus soal pembatalam kunjungan presiden. Hanya dikatakan ditunda hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan,” ungkapnya.

Very juga mengaku tidak mengetahui berapa besar anggaran yang sudah dikeluarkan untuk persiapan pelaksanaan kunjungan presiden yang dua kali batal terlaksana ini.

“Untuk anggaran disediakan dari pemerintah pusat dan daerah. Ini kan sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ucapnya seraya tidak merinci jumlah anggarannya.

Sementara itu, Camat Waiblama, Antonius Jabo Liwu, menyebutkan, tadi pagi, Senin (15/2/2021) dirinya melakukan pemantauan ke lokasi bendungan Napun Gete di wilayah kerjanya.

Camat Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT, Antonius Jabo Liwu, saat ditemui di Desa Ilimedo, Senin (15/2/2021). Foto: Ebed de Rosary

Tonce sapaannya mengakui, masih ada 7 kepala keluarga yang memang belum menyelesaikan administrasi sehingga pembayaran ganti rugi lahan tahap terakhir belum bisa dilaksanakan.

“Memang masih ada sekitar 7 kepala keluarga lagi yang belum menyelesaikan syarat administrasi. Apabila semua syarat sudah terpenuhi maka pembayaran bisa dilakukan,” ungkapnya.

Tonce menyebutkan, masalah administrasi tersebut terkait dengan ada beberapa anggota keluarga yang belum melengkapi surat pernyataan persetujuan penjualan lahan, sebab dalam satu keluarga ada orang seperti anak dan saudara.

“Misalnya kalau orang tua memiliki 5 anak, maka orang tua dan kelima anaknya harus tanda tangan surat pernyataan. Sebab ditakutkan nanti ke depan akan ada gugatan dari salah satu anak,” ungkapnya.

Disaksikan Cendana News, dua sekolah yakni SMPN 1 Maumere dan SDN Contoh Maumere yang menjadi markas anggota TNI dari Kota Kupang, Kabupaten Ende dan Flores Timur sudah kosong sejak Senin (15/2/2021) pagi.

Mobil presiden yang tiba kemarin, Minggu (14/2/2021) pun sejak pagi, Senin (15/2/2021), sudah diangkut kembali oleh pesawat Hercules untuk dibawa ke Jakarta.

Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke NTT guna melihat langsung progres pelaksanaan program Food Etate atau lumbung pangan nasional di Kabupaten Sumba Tengah.

Sedangkan di Kabupaten Sikka, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan peresmian Bendungan Napun Gete dan penanaman simbolis anakan Alpukat Mentega di lokasi bendungan.

Presiden Jokowi  merencanakan peletakan batu pertama pembangunan Bendungan di Napun Gete yang akhirnya hingga hari ini, batal.

Lihat juga...