Ikan Tangkapan Melimpah, Usaha Olahan Ikan di Teluk Betung Menggeliat

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Hasil tangkapan ikan di perairan Lampung sedang melimpah. Hal tersebut berdampak positif bagi pedagang menu olahan ikan di Kawasan Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung.

Haryono, pedagang ikan di pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung menyebut, saat ini ikan tangkapan didominasi jenis tongkol, kembung, salem, selar. Ikan laut segar, banyak diminta oleh ibu rumah tangga pemilik usaha kuliner.

Jenis ikan laut tangkapan, yang dipasok menyesuaikan musim. Saat angin utara dan selatan yang terjadi di Februari, jenis pelagis masih banyak diperoleh. Dan Ikan kurisi, selar, tongkol masih menjadi tangkapan paling dominan.

Susanto (kiri) salah satu pedagang ikan keliling menunggu proses lelang di pusat pendaratan ikan, gudang lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung, Sabtu (20/2/2021) – Foto Henk Widi

“Mata rantai ekonomi dari sektor hasil tangkapan ikan laut sangat besar, sesuai kreativitas memanfaatkan potensi yang ada. Warga mengolah ikan menjadi menu kuliner seperti pindang, pepes dan sebagian bisa diolah menjadi bakso, otak otak, pempek,” terang Haryono, saat ditemui Cendana News, Sabtu (20/2/2021).

Wisnu, pedagang kuliner di pasar Gudang Lelang menyebut, hasil olahan ikan cukup beragam, seperti pempek, otak-otak, bakso ikan, kerupuk kemplang. Untuk mendapatkannya, berbagai jenis ikan digiling, lalu dicampur dengan tepung tapioka. “Cara pengolahan ikan laut menjadi sejumlah bahan kuliner dengan cara direbus, dibakar, digoreng akan menciptakan sensasi rasa yang khas,” terang Wisnu.

Menu hasil olahan ikan dijual dengan harga terjangkau. Satu bungkus otak-otak yang dikemas daun pisang setelah dibakar akan dijual Rp2.000. Bakso ikan dan pempek, dijual mulai harga Rp1.000 hingga Rp2.000. Meski dijual dengan harga terjangkau, namun kualitas rasa diklaimnya tetap dipertahankan.

Lukman, salah satu pedagang menyebut, melimpahnya ikan tangkapan ikut mendorong sektor usaha pendukung. Di pasar gudang lelang muncul usaha penggilingan ikan, penjualan alat bakar, dan arang untuk pembakaran hingga bambu tusuk. Berbagai usaha tersebut meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir pantai. Dengan kreativitas mengolah ikan, berpotensi meningkatkan nilai jual.

Lihat juga...