Jangan Anggap Enteng, Varises Berpotensi Timbulkan Komplikasi

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Sering melihat kaki seseorang dengan tonjolan pembuluh darah? Itu varises. Dan berlawanan dengan pendapat umum yang menganggap varises tidak berbahaya, Spesialis Bedah Torak Kadiovaskular RSPP dr. Rugun Tobing, SpBTKV, menyatakan varises bisa menimbulkan komplikasi jika sudah memasuki stage tinggi.

“Varises ini termasuk penyakit kronis. Progresif kronis tepatnya. Karena pada awalnya tidak ada komplikasi. Tapi setelah beberapa tahun hisa menimbulkan kondisi kronis,” kata dr. Rugun dalam acara online kesehatan yang diselenggarakan oleh RSPP Jakarta, yang diikuti oleh Cendana News, Jumat (12/2/2021).

Spesialis Bedah Torak Kadiovaskular RSPP dr. Rugun Tobing, SpBTKV, menjelaskan bahaya varises dalam acara online kesehatan oleh RSPP, Jumat (12/2/2021). Foto Ranny Supusepa

Ia menjelaskan komplikasi bisa timbul karena adanya gangguan pada pembuluh vena.

“Komplikasi yang bisa timbul itu adalah pendarahan akibat kaki terbentur atau tergores. Atau bisa juga terjadi penggumpalan darah yang berpotensi menimbulkan tromboflebitis dan trombosis vena dalam,” urainya.

Tromboflebitis adalah penggumpalan darah di dalam pembuluh vena yang ditunjukkan dengan rasa nyeri pada bagian dalam pembuluh vena yang terkena varises dan kulit terlihat memerah.

Sementara, Trombosis vena dalam terlihat dari kaki yang bengkak dan terasa nyeri.

“Jika dibiarkan, Trombosis Vena Dalam ini akan mengakibatkan komplikasi lain. Seperti, emboli paru-paru, penyumbatan pembuluh arteri paru-paru sehingga menghalangi aliran darah dari jantung ke paru-paru,” ujarnya.

Komplikasi lainnya yang bisa disebabkan oleh varises adalah eksim varises.

“Orang yang terkena eksim varises kulitnya akan kemerahan, bersisik yang nantinya akan mengelupas. Pada beberapa kasus, kulit akan berkerak secara permanen,” ujarnya lebih lanjut.

Empat tahap varises yang disampaikan oleh Spesialis Bedah Torak Kadiovaskular RSPP dr. Rugun Tobing, SpBTKV, dalam acara online kesehatan oleh RSPP, Jumat (12/2/2021). -Foto Ranny Supusepa

Jika terjadi gejala varises, ia menyarankan agar penderita langsung menemui tenaga medis. Gejala awalnya, kaki biasanya terasa nyeri, berat dan panas terutama setelah duduk atau berdiri lama.

“Pada tahap awal, varises akan lebih mudah diobati dibandingkan jika sudah memasuki stage yang lebih tinggi. Untuk mencegahnya, hindari berdiri dalam waktu lama di lokasi yang sama. Upayakan berjalan atau melemaskan kaki dengan jalan santai untuk membantu aliran darah,” tutur dr. Rugun.

Atau bisa juga dengan mengangkat kaki lebih tinggi dibandingkan posisi tubuh. Lebih baik lagi jika sambil berbaring.

“Jika terjadi pendarahan, secepatnya berkonsultasi ke tenaga medis. Karena biasanya pendarahan yang terjadi sulit untuk dihentikan,” pungkasnya.

Lihat juga...