Jelang Kunjungan Presiden, Wartawan di Sikka Kembali Jalani Rapid Antigen

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Para awak media yang bertugas di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 20 orang yang akan meliput kegiatan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Sikka, Selasa (23/2/2021) kembali menjalani pemeriksaan rapid antigen.

Wartawati media online yang bertugas di Kabupaten Sikka, NTT, Atik Meak saat ditemui usai rapid antigen di Dinas Kesehatan, Kabupaten Sikka, NTT, Minggu (21/2/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Minggu lalu pada hari yang sama Minggu (14/2/2021) para wartawan juga sudah menjalani pemeriksaan rapid antigen,” kata Atik Meak, wartawan media online Lintas Timor saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan, Kabupaten Ende, NTT, Minggu (21/2/2021).

Atik menyebutkan, akibat kunjungan presiden ke Kabupaten Sikka pada hari Selasa (16/2/2021) lalu batal, maka wartawan yang telah menjalani rapid antigen pun wajib melaksanakan rapid antigen lagi.

Padahal menurutnya, hasil pemeriksaan para wartawan dinyatakan negatif Covid-19 dan telah mengantongi kartu tanda pengenal untuk meliput kegiatan presiden meresmikan Bendungan Napun Gete di Desa Ilimedo Kecamatan Waiblama.

“Persyaratannya harus rapid antigen lagi, maka wartawan yang mau meliput harus mengikuti rapid antigen lagi. Minggu lalu ada wartawan yang sudah rapid antigen tapi sekarang tidak mengikuti lagi karena tidak mau meliput,” ucapnya.

Atik menyebutkan, saat pelaksanaan rapid antigen Minggu (14/2/2021) ada seorang staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang hasil rapid antigennya dinyatakan positif Covid-19 sehingga menjalani isolasi mandiri.

Lanjutnya, selain wartawan terdapat sopir Paspanpres, sopir pejabat dan sopir rombongan dan staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sikka juga mengikuti rapid antigen.

“Hari ini juga ada seorang staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang juga positif Covid-19 dan disarankan untuk menjalani isolasi mandiri. Semua wartawan yang mengikuti tes hasilnya negatif Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) Ruben Ryantobi mengatakan, saat rapid pertama Minggu (14/2/2021) dirinya tidak mengikutinya dan rapi kedua hari ini, Minggu (21/2/2021) dirinya mengikuti karena ingin meliput.

Ruben mengaku saat rapid pertama 3 orang wartawan televisi yang meliput wajib menjalani tes TCM di RS TC Hillers Maumere Senin (15/2/2021) namun tes batal dilaksanakan akibat adanya pembatalan kunjungan presiden.

“Tiga wartawan televisi besok Senin (22/2/2021) dijadwalkan akan melakukan tes swab TCM di RS TC Hillers Maumere. Ada beberapa wartawan yang tidak meliput sehingga tidak mengikuti pemeriksaan rapid antigen,” ucapnya.

Ruben berharap kunjungan presiden ke Kabupaten Sikka yang dijadwalkan siang karena paginya harus ke Kabupaten Sumba Tengah, NTT bisa terlaksana sesuai jadwal.

Lihat juga...