Kasus DBD di Mukomuko Alami Penurunan

MUKOMUKO  – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada periode bulan Januari 2021 sebanyak satu orang, atau turun drastis dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebanyak 26 orang.

“Kalau dibandingkan dengan bulan Januari 2020, jumlah kasus DBD pada bulan Januari tahun 2021 turun drastis,” kata Pengelola Program DBD pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bara Lendra di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan hal itu berdasarkan hasil pendataan jumlah kasus DBD di daerah ini pada bulan Januari 2021.

Ia mengatakan, biasanya jumlah kasus DBD pada awal tahun di daerah ini lebih sedikit dan jumlah kasus mulai bertambah pada pertengahan dan akhir tahun atau saat memasuki musim hujan.

Terhadap satu warga yang positif DBD pada bulan Januari 2021, ia mengatakan, petugas kesehatan telah melakukan fogging atau pengasapan fokus di lokasi yang ditemukan kasus, sisanya telah dilakukan penyelidikan epidemologi (PE).

Selain itu, instansinya melalui puskesmas tetap mengimbau camat, lurah, dan kepala desa hingga RT dan seluruh masyarakat untuk melakukan kegiatan pencegahan penularan penyebaran penyakit ini.

Pihaknya menyarankan warga tetap melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna mencegah penyebaran penyakit DBD saat pendemi COVID-19 tetapi tidak melibatkan banyak orang.

“Kami minta warga melakukan PSN untuk mencegah penyebaran penyakit DBD tetapi jangan ramai-ramai mereka datang, tidak melibatkan banyak orang,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang terjangkit penyakit DBD di daerah ini selama tahun 2020 sebanyak 127 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya tercatat 118 orang.

Dari jumlah penderita DBD sebanyak itu, katanya, satu orang di antaranya yang meninggal dunia.

Ia mengatakan, dari sebanyak 127 orang masyarakat yang terjangkit penyakit DBD selama 2020 di daerah ini, penderita yang paling banyak itu pada bulan Januari sebanyak 26 orang. (Ant)

Lihat juga...