Kebutuhan Plasma Konvalesen Meningkat 200 Kantong per-Hari

Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, saat memantau screening donor plasma konvalesen di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Selatan, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Sabtu (6/2/2021) – Foto Dok Ant

JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) menyebut, terjadi peningkatan kebutuhan plasma konvalesen hingga mencapai 200 kantong per-hari.

“Saat ini, terjadi peningkatan kebutuhan plasma konvalesen sekitar 200 kantong per-hari,” kata Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Pusat PMI, Ria Syafitri, dalam webinar Plasma Konvalesen pada Penanganan COVID-19, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ria menuturkan, hampir 16.000 kantong plasma konvalesen sudah didistribusikan, dalam rangka membantu proses penanganan pasien COVID-19. Namun, kebutuhan dan persediaannya masih bersifat sangat dinamis. Dan Ria mengajak, para penyintas COVID-19 untuk mendonorkan plasmanya, yang berguna untuk penanganan pasien COVID-19.

Sebelumnya, Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman bidang translasional, David H Muljono mengatakan, perlu ada pengumpulan sebanyak-banyaknya (stockpiling) plasma konvalesen, dalam rangka mendukung penanganan pasien COVID-19. Untuk itu, perekrutan pendonor dari para penyintas COVID-19 harus ditingkatkan. Itu akan diikuti dengan seleksi calon donor yang tepat dan tes kadar antibodi.

Pendonor yang memiliki titer antibodi cukup tinggi, bisa memberikan plasmanya. David mengatakan, perlu dibuat jejaring bank plasma konvalesen dari seluruh Indonesia. (Ant)

 

Lihat juga...