Kedisiplinan Melaksanakan Protokol 3M Masyarakat DKI Turun

Anggota Polri melakukan imbauan untuk menggunakan masker pada warga yang beraktivitas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (6/9/2020) – Foto Ant

JAKARTA – Pelaksanaan protokol 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) masyarakat DKI Jakarta, akhir-akhir ini dinilai cenderung turun.

Fakta tersebut didapat dari hasil pengamatan langsung, perilaku 3M hasil kerja sama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dengan UNICEF. Sserta kader yang turun ke lapangan dalam sepekan terakhir. “Berdasarkan pengamatan-pengamatan itu, indikator pelaksanaan 3M  cenderung mengalami penurunan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Minggu (7/2/2021).

Dwi menyebut, secara prosentase penggunaan masker hanya mendapat hasil 68 persen, menjaga jarak 58 persen, dan mencuci tangan 25 persen. “Untuk itu, tingkat kedisiplinan dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan harus ditingkatkan lagi,” tandasnya.

Kumulasi total kasus positif pandemi COVID-19 di Jakarta pada Minggu (7/2/2021) mencapai 293.825 kasus, setelah terjadinya pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 4.213 kasus, dari angka total sebelumnya sebesar 289.612 kasus. Dari dalam kumulasi total kasus positif COVID-19, sebanyak 23.869 orang (turun 175 dari sebelumnya 24.044 orang) di antaranya, merupakan angka pasien kasus aktif yang masih dirawat atau menjalani isolasi.

Kemudian 4.587 orang (bertambah 46 dibanding sebelumnya 4.541 orang) di antaranya, meninggal dunia, atau senilai 1,6 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif. Sementara, 265.369 orang di antaranya sembuh, atau meningkat 4.342 orang dari kumulasi total pasien sembuh sebelumnya sebanyak 261.027 orang. (Ant)

 

Lihat juga...