Kejaksaan Negeri Parigi Moutong Tahan Tiga Tersangka Korupsi Aset DKP

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Parigi Moutong, Muhamat Fahrorozzi saat memberikan keterangan kepada sejumlah jurnalis, di Parigi, Rabu (10/2/2021) – foto Ant

PARIGI – Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi aset Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempa. Tersangka di tahan di Rumah Tahanan Parigi.

“Tersangka kami bawa ke Rumah Tahanan Parigi untuk menjalani proses penahanan sebelum dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Muhamat Fahrorozzi, Rabu (10/2/2021) petang.

Fahrorozzi mengungkapkan, perkara dugaan korupsi aset pemerintah yang terjadi di 2012 ini, diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp2,1 miliar.Kasusnya melibatkan tiga orang tersangka di antaranya, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan HL, Ketua Koperasi Tasi Buke Katuvua SS, dan tersangka MT yang juga pengurus sebagai pengelola aset instansi tersebut.

Ketiganya diundang Kejaksaan, Rabu (10/2/2021) pukul 09.00 WITA, dan baru dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Parigi pada pukul 16.55 Wita. Farorozzi menyebut, berkas perkara penyidikan terhadap ketiganya telah lengkap atau P21. Oleh karena itu, status perkara naik menjadi tahap penuntutan. “Penahanan ketiganya selama 20 hari ke depan untuk kepentingan proses penuntutan, sebagaimana diatur dalam pasal 20 Ayat (2) KUHP,” ujarnya.

Tersangka HL, terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parigi Moutong pada 2020, sebelum pension. Sedangkan SS, adalah anggota legislatif dua periode di DPRD Parigi Moutong. Jaksa menyangkakan ketiganya dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang No.20/2001, tentang perubahan atas Undang-Undang No.31/1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Lalu Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP. (Ant)

Lihat juga...