Kesegaran Bakso Aci Mampu Hangatkan Tubuh

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Musim hujan paling enak menyantap makanan hangat, salah satunya Bakso Aci, kuliner khas Garut, Jawa Barat.

Kuah bening dengan aroma bumbu khasnya, dipadu siraman jeruk limo dan sambal cabai bubuk kering membuat penikmat bakso aci ketagihan.

Kesegarannya tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga mampu menghangatkan tubuh.

“Ini Bakso Aci Hijrah, namanya. Banyak yang suka dengan kuliner ini karena struktur baksonya kenyal dan berkuah bening segar. Sambal cabainya juga ditumbuk kering, sangat khas,” ujar Panji Fauzan, adik dari pemilik Bakso Aci Hijrah, kepada Cendana News saat ditemui di kedai bakso ini di Jalan Lapan Raya, Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021).

Panji, pelayan kedai Bakso Aci Hijrah sedang membuat bakso aci untuk pembelinya di Jalan Lapan Raya, Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021). Foto: Sri Sugiarti.

Bakso aci ini mirip dengan bakso pada umumnya, hanya saja baksonya terbuat dari tepung kanji yang dalamnya diberi irisan daging ayam dan gajih. Sehingga sekilas mirip dengan cilok.

Hanya pembedanya, cilok disajikan dengan ditaburi bumbu kacang, dan disantap dengan memakai tusukan berbahan bambu.

Sedangkan bakso aci berkuah segar yang disajikan tanpa mie kuning maupun bihun. Tapi dengan berbagai varian topping, seperti cuanki lidah, cuanki tahu, pilus cikur, kerikil batagor kecil, siomay mini, ceker ayam negeri, tulangan dan daging tetelan sapi.

“Bakso aci dan ragam varian toppingnya, seperti siomay mini, cuanki, dan kerikil batagor, kita buat sendiri, kualitas rasa sangat dijaga, begitu juga dengan kuah baksonya,” ujar Panji.

Sedangkan untuk ceker ayam, tetelan daging sapi dan tulangan juga disajikan dengan kualitas higienis.

Menurutnya, bakso aci ini sangat digemari oleh semua kalangan usia. Karena kekhasan kuliner ini disajikan berkuah bening ditaburi sambal bubuk kering dan jeruk nipis, menambah kenikmatan yang menyegarkan.

Harga satu porsi Bakso Aci Hijrah ini berbeda tergantung paket varian topping yang diinginkan pembelinya. Seperti seporsi paket 2, berisi bakso aci ayam, bakso aci gajih, cuanki lidah, cuanki tahu, pilus cikur, dan ceker ayam dibandrol seharga Rp 15.000.

“Jadi harga seporsinya itu tergantung paket yang diminta pembeli, mulai paket 1, 2, 3 dan paket komplit,” ujarnya.

Menurutnya, bakso aci ini sangat cocok disantap di segala cuaca termasuk pada musim penghujan saat ini. “Kuahnya  segar dan pedas sambal bubuknya, kuliner ini cocok disantap di musim hujan bisa hangatin tubuh,” tukasnya.

Salwa Salsabilla, salah satu pembeli mengaku bakso aci ini beda dengan bakso lainnya. Menurutnya, bakso ini berkuah jernih, disajikan dengan kombinasi topping yang diinginkan, begitu juga dengan sambalnya sangat beda.

Salwa Salsabilla, sedang menikmati kesegaran bakso aci di kedai Bakso Aci Hijrah di Jalan Lapan Raya, Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2021). Foto: Sri Sugiarti.

“Tekstur baksonya kenyal, kuahnya bening tanpa dikasih saus dan kecap, tapi cukup ditaburi sambal bubuk kering dan jeruk limo, terasa pedesnya segar hangati tubuh. Jujur ya, awalnya saya nggak suka bakso ini, tapi kini jadi ketagihan,” ujar Salwa, kepada Cendana News saat ditemui di kedai bakso aci Hijrah, itu.

Lihat juga...