Korban Bencana Alam di Lebak Butuh Bantuan Sembako

Sejumlah warga korban bencana alam di Kabupaten Lebak, Banten yang terjadi awal 2020 mendambakan bantuan sembilan bahan pokok atau sembako untuk meringankan beban ekonomi keluarga – Foto Ant

LEBAK – Sejumlah warga korban bencana alam di Kabupaten Lebak, Banten, yang terjadi di awal 2020, mendambakan bantuan sembilan bahan pokok atau sembako, untuk meringankan beban ekonomi keluarga.

“Semua warga di sini pascabencana alam bekerja sebagai buruh serabutan,” kata Eno Suganda (45), seorang tokoh yang juga tinggal di Hunian Sementara (Huntara) Kampung Tangguh, Kabupaten Lebak, Sabtu (20/2/2021).

Masyarakat, yang menempati huntara Kampung Tangguh adalah warga Somang, Desa Sukarame, Kabupaten Lebak, yang terdampak bencana banjir bandang. Saat ini, warga korban bencana alam membutuhkan bantuan sembako untuk kebutuhan konsumsi pangan keluarga, terlebih di tengah pandemi COVID-19.

Mereka tinggal di huntara yang dibangun oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Saat ini, jumlah warga yang menempati huntara ada 32 Kepala Keluarga (KK), namun sejak dua bulan terakhir, belum menerima bantuan paket sembako dari ACT. “Kami berharap, adanya bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” jelasnya.

Ia mengatakan, sebagian besar warga di sini pascabencana alam bekerja serabutan, seperti buruh tani dan bangunan, tetapi jika tidak ada yang menyuruh dipastikan kesulitan ekonomi keluarga. Masyarakat mendambakan bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan konsumsi pangan juga dapat meringankan beban ekonomi keluarga.

Meskipun, warganya belum mengalami kerawanan pangan maupun kelaparan, tetapi bantuan sangat diperlukan. “Kami sendiri tentu kesulitan ekonomi,karena tidak memiliki pekerjaan tetap,” katanya.

Begitu juga Ela Komarasari (50), warga huntara Kampung Tangguh Kabupaten Lebak yang mengatakan, dirinya biasa menerima paket sembako dari lembaga kemanusiaan ACT guna membantu ketersediaan pangan keluarga.

Saat ini, dirinya sudah dua bulan terakhir tidak menerima bantuan paket sembako dari ACT itu. “Kami mendambakan adanya bantuan pangan dari pemerintah maupun dermawan,” katanya menjelaskan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Feby Rizky Pratama mengatakan, pihaknya siap menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak bencana alam. “Kami mendistribusikan bantuan itu setelah adanya pengajuan dari kepala desa dan diketahui kecamatan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...