KRG Babel Kampanyekan Pelestarian Lahan Basah

MENTOK, BABEL — Komunitas Recycling Generation Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperingati Hari Lahan Basah Internasional dengan melakukan kampanye menggerakkan pemuda ikut melestarikan lahan basah.

“Gerakan peduli ini sebagai langkah awal kami untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan, khususnya menjaga kawasan lahan basah yang memiliki peran penting dalam kehidupan ekosistem sekitar,” kata pendiri Komunitas Recycling Generation (KRG) Babel Orie Fachrido Hermawan di Mentok, Selasa (2/2/2021).

Ia menjelaskan degradasi dan kerusakan lingkungan turut meningkatkan kerawanan ekosistem terhadap bencana yang mulai dirasakan masyarakat, sehingga perlu gerakan bersama untuk mengampanyekan kepada generasi muda agar semakin peduli terhadap kawasan lahan basah.

“Untuk peringatan Hari Lahan Basah Internasional, hari ini kami lakukan kampanye dan gerakan bersama para pemuda di Desa Penyampak yang selama ini sudah ada kerja sama dalam pengembangan ekowisata bersama KRG Babel,” katanya.

Lahan basah meliputi sebagian kecil dari permukaan bumi ini, namun merupakan sistem yang sangat penting bagi alam seperti pembuluh darah bagi seluruh bentang alam.

Pada kekayaan alam yang sangat besar dan penting untuk kehidupan manusia, lahan basah berfungsi sebagai sumber dan pemurni air, pelindung pantai dan penyimpan karbon terbesar di planet ini.

“Kami berikan edukasi akan pentingnya menjaga lahan basah karena kawasan itu juga penting untuk kebutuhan pendukung pertanian dan perikanan,” kata Orie.

Lihat juga...