KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon Salurkan Pinjaman Rp714 Juta

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Meski baru dibentuk setahun lalu, tepatnya November 2019, Koperasi Jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Dieng Kulon, terbukti telah mampu memberikan banyak manfaat bagi warga desa sekitar.

Melalui unit usaha Modal Kita (Tabur Puja), KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, hingga saat ini bahkan tercatat telah menggelontorkan dana mencapai Rp714 juta lebih untuk pengembangan usaha warga di kawasan wisata dataran tinggi Dieng tersebut.

Manajer Umum KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, Elina, mengatakan, hingga per bulan Januari 2021 lalu, pihaknya tercatat telah menyalurkan bantuan modal usaha sebanyak Rp714 juta. Bantuan dalam bentuk pinjaman itu disalurkan pada sekitar 334 nasabah/anggota koperasi yang tersebar di berbagai wilayah.

Jumlah besaran pemanfaatan modal usaha ini tercatat meningkat dibandingkan pada periode pertengahan Mei 2020 lalu, yakni sebesar Rp511 juta. Dengan penerima manfaat sebanyak 235 warga desa anggota koperasi.

“Mayoritas nasabah merupakan warga miskin dari kelompok keluarga prasejahtera dan sejahtera 1. Dengan besaran pinjaman per anggota/nasabah adalah sekitar Rp1-2 juta. Mereka kebanyakan bekerja sebagai pelaku usaha di sektor pariwisata seperti pedagang oleh-oleh, suvenir, penyewaan homestay, dan sebagainya,” ungkapnya kepada Cendana News, Kamis (25/2/2021).

Guliran dana pinjaman mencapai Rp714 juta itu sendiri dikatakan bersumber dari gelontoran dana dari Yayasan Damandiri sebesar Rp453 juta.

Sementara sebanyak Rp198 juta merupakan hasil pengembangan koperasi baik dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota maupun keuntungan koperasi.

Sebagai koperasi binaan Yayasan Damandiri, KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, tak henti berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara Jawa Tengah.

Memanfaatkan potensi wisata yang ada, warga pun diberi akses pinjaman modal usaha melalui program Modal Kita, agar bisa memulai usaha.

Pemberian bantuan modal usaha yang diprioritaskan bagi warga kurang mampu ini, diharapkan akan dapat mengurangi sekaligus mengentaskan persoalan kemiskinan di Desa Dieng Kulon.

Hal ini sesuai dengan prinsip dasar koperasi serta cita-cita pendiri Yayasan Damandiri, Presiden Kedua RI,  HM Soeharto.

Lihat juga...