Libur Panjang Imlek, Polres Kediri Gencarkan Operasi Yustisi

Data kasus COVID-19 di Kabupaten Kediri, Jawa Timur – foto Ant

KEDIRI – Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, menggencarkan operasi yustisi, demi mencegah penyebaran COVID-19 saat libur panjang tahun baru Imlek.

“Tetap, kami melaksanakan operasi yustisi, karena situasi saat ini masih berdampak COVID-19,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Kediri, Kompol Didik Warsianto, Kamis (11/2/2021).

Polres Kediri juga akan membuat penyekatan di sejumlah titik, seperti di Jalan Panglima Besar Sudirman, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Kemudian di area Simpang Lima Gumul (SLG), untuk menggelar razia tersebut. Dari sejumlah operasi yang telah dilakukan Polres Kediri, area SLG sering dimanfaatkan para pemuda untuk ajang balap liar. Mereka berkerumun. Padahal, saat pandemic COVID-19, dianjurkan agar warga mengurangi kerumunan.

“Kalau penyekatan untuk titik malam di Jalan Panglima Besar Sudirman. Saat Minggu malam juga di area SLG, PB Sudirman Pare. Aturan untuk tempat wisata, semuanya juga masih ditutup, jadi kegiatan masyarakat yang sifatnya mengumpulkan massa tidak kami izinkan,” jelas Kompol Didik.

Terkait dengan penutupan jalur Kediri-Malang maupun jalur lainnya, Kompol Didik mengatakan, saat ini belum dilakukan. Hal itu dikarenakan, arus lalu lintas dinilai masih lancar. Namun, sudah ada laporan, bahwa jalur Kediri-Malang sempat dialihkan, karena terjadi longsor di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Jalan tertutup material longsor, pengendara dianjurkan untuk lewat jalur alternatif lain sepert lewat Mojokerto maupun Blitar.

Ia berharap, masyarakat mengurangi kegiatan bepergian ke luar kota, demi mencegah penyebaran COVID-19. Polisi juga akan bergerak menurunkan personel-nya, untuk tetap melakukan pengamanan. “Arus lalu lintas sementara landai. Semoga masyarakat luar kota menyadari, situasi di kota ini. Dengan PPKM mikro, jangan sampai ada yang bepergian ke tempat wisata, jadi di rumah saja,” kata dia.

Sesuai dengan penanggalan, 12 Februari telah ditetapkan sebagai tahun baru Imlek 2021. Selain itu, juga dilanjutkan instansi libur, karena hari Sabtu dan diteruskan Minggu yang merupakan libur akhir pekan. Di Kabupaten Kediri, kasus COVID-19 hingga Rabu (10/2/2021) ada 3.643 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah itu, 211 orang masih dirawat, 3.095 orang sudah sembuh, 337 orang telah meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...