Mapolsek Semarang Utara Dilanda Banjir, Tahanan Dipindah

Editor: Mahadeva

SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak Jumat (5/2/2021), mengakibatkan sejumlah wilayah di ibu kota Jawa Tengah (Jateng) tersebut dilanda banjir. Di kawasan Semarang Utara, warga harus mengungsi, tidak terkecuali para tahanan yang ada di Mapolsek Semarang Utara.

“Ketinggian air kita perkirakan antara 50 sampai 70 sentimeter, sehingga masuk ke dalam Mapolsek, karena kondisi tidak memungkinkan, kita lakukan pemindahan para tahanan,” papar Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi, di sela upaya pemindahan tahanan, Sabtu (6/2/2021).

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi (kiri), saat memberikan keterangan terkait pemindahan tahanan di Mapolsek Semarang Utara, akibat tergenang banjir, Sabtu (6/2/2021). Foto Arixc Ardana

Dalam prosesnya, tujuh tahanan yang terdiri dari lima orang pria dan dua wanita, harus melewati banjir untuk mencapai truk yang sudah disiapkan di Taman Srigunting, Kawasan Kota Lama. “Ketujuh tahanan tersebut dijemput dengan menggunakan truk polisi, dengan pengawalan ketat oleh pihak kepolisian, untuk kemudian kita pindahkan ke Mapolsek Gajahmungkur Semarang,” paparnya.

Pemindahan tersebut dilakukan, agar tahanan tidak sakit, karena kondisi ruang tahanan sudah terendam banjir. “Nantinya, jika situasi sudah memungkinkan, sudah surut atau tidak banjir, para tahanan ini akan kembali ke Polsek Semarang Utara. Selama dalam pemindahan, hak-hak para tahanan tetap terjamin,” tambahnya.

Kanit Reskrim Semarang Utara, Iptu CR Haryono menambahkan, akibat banjir, fasilitas untuk para tahanan tidak dapat digunakan. “Kita kemudian berkoordinasi dengan Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polrestabes Semarang. Diputuskan tujuh tahanan Polsek Semarang Utara dipindahkan ke Polsek Gajahmungkur untuk sementara waktu,” terangnya.

Tercatat, pemindahan tahanan akibat banjir tidak kali ini saja dilakukan. Di 2014 lalu, hal serupa juga dilakukan. Waktu itu ada 15 tahanan Polsek Semarang Utara yang harus dievakuasi dan diungsikan ke ruang tahanan Polrestabes Semarang. Saat itu banjir menggenangi ruang tahanan.

Akibat banjir di wilayah Semarang Utara, kawasan Stasiun Tawang juga terendam air. Air bahkan masuk hingga peron tunggu penumpang. “Curah hujan sejak kemarin Jumat tak kunjung reda, dan mengakibatkan Stasiun Tawang, Poncol dan Jalur KA lintas Utara sebagian terendam air,” kata Humas PT KAI Daop IV Semarang, Krisbiantoro. Banjir juga merendam jalan raya di depan stasiun. Kedalaman air di halaman stasiun mencapai 70 sentimeter, mengakibatkan fasilitas penumpang juga mengalami gangguan.

Lihat juga...