Menu Olahan Lele Penuhi Kebutuhan Protein Tubuh

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Zat protein dibutuhkan untuk menjaga kesehatan otot dan kekuatan tubuh secara umum. Cara mudah untuk memenuhi asupan protein tersebut, dengan mengkonsumsi beragam makanan kaya protein.

Salah satunya, ikan. Ada beragam jenis ikan yang bisa dipilih untuk diolah menjadi beragam masakan, yang tidak saja lezat, namun juga memenuhi kebutuhan protein tubuh. Termasuk ikan lele. Selain mudah didapatkan, harganya juga terjangkau.

“Ikan lele juga mudah untuk diolah menjadi beragam menu makanan. Paling mudah tentu saja digoreng. Bumbu yang diperlukan juga tidak sulit, seperti garam, ketumbar, dan bawang putih. Semua bumbu tersebut dihaluskan, kemudian dibalurkan ke ikan lele, setelah ditunggu sampai bumbu meresap, ikan kemudian digoreng hingga matang,” papar Tya, warga Bukit Kencana Tembalang Semarang saat ditemui di rumahnya, Sabtu (6/2/2021).

Kelezatan ikan lele goreng, semakin terasa dengan tambahan sambal tomat dan beragam lalapan, seperti kol, mentimun, serta daun kemangi.

“Kalau diberi sambal ini, namanya jadi penyet lele. Paling enak, lele digeprek di atas cobek berisi sambal, kemudian dimakan dengan nasi putih hangat dan lalapan,” terangnya.

Serunya lagi, lele yang dimasak tersebut, merupakan hasil budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang sudah dikembangkannya, sejak 6 bulan lalu. “Lele-lele ini, dari budidaya sendiri, lewat budikdamber. Jadi karena ternak sendiri, juga lebih enak,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Fista Novianti, warga Pucanggading. Ibu dua anak ini, juga memilih lele sebagai menu olahan, untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga. Tidak hanya itu, lele tersebut juga hasil dari budikdamber yang dilakukannya.

Fista Novianti, warga Pucanggading, memaparkan lele mampu diolah menjadi beragam olahan kuliner, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (6/2/2021). Foto: Arixc Ardana

“Ada banyak olahan lele yang bisa dipilih, selain digoreng juga bisa dibuat geprek sambal lamongan, geprek sambal matah, lele bakar hingga mangut lele,” terangnya.

Mangut lele, menjadi menu yang khas Semarangan. Hampir sama dengan menu mangut pada umumnya, hanya saja ikan pe atau ikan mangut yang biasanya dipakai, diganti dengan ikan lele.

“Cara membuatnya pun mudah. Bumbu yang dipersiapkan seperti santan kelapa, tomat, jeruk nipis, cabai merah, daun salam, daun jeruk, serai, garam hingga gula,” terangnya.

Awalnya, ikan lele yang sudah dicuci bersih, direndam dengan air jeruk nipis, garam dan bawang putih. Diamkan kurang lebih 10 menit, lalu goreng lele hingga matang.

“Air jeruk nipis tersebut fungsinya untuk menghilangkan bau amis, sementara garam dan bawang putih sebagai perasa,” ungkapnya.

Setelah itu, haluskan seluruh bumbu, tambahkan daun jeruk, daun salam dan batang serai, lalu dimasak hingga wangi. Masukkan air santan kelapa, serta cabai merah utuh.

“Setelah mendidih, masukkan lele yang sudah digoreng tadi. Tidak lupa tambahkan garam, merica dan gula pasir serta potongan tomat. Tunggu hingga mendidih kembali, dan siap disajikan,” terangnya.

Tingginya minat masyarakat akan menu olahan lele tersebut, juga menjadi peluang usaha yang sekarang ini digelutinya. Mengusung nama ‘Oemah Lele’, dirinya menyajikan beragam masakan dengan bahan dasar lele.

“Seluruh masakan menggunakan ikan lele yang segar, serta bumbu yang berkualitas. Jadi dijamin bersih halal, sekaligus enak serta lezat,” pungkasnya.

Lihat juga...