Meski Pandemi, Taman Kota Cijantung Tetap Ramai Pengunjung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Taman Kota Cijantung, Jakarta Timur dalam situasi pandemi Covid-19, tetap terlihat ramai pengunjung dengan berbagai aktivitasnya.

Kasi Kehutanan dan Jalur Hijau, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Jakarta Timur, Atang Setiawan, di area kantor Wali Kota Jakarta Timur. Foto: Istimewa/ Atang Setiawan

Di antara mereka, ada yang berlari mengelilingi area taman yang di tengahnya ada lima patung prajurit Kopassus berdiri gagah di atas monumen yang di tengahnya bertuliskan ‘Lebih Baik Pulang Nama Dari Pada Gagal Dalam Tugas’.

Di tepi monumen itu terlihat ada pengunjung yang berolahraga sit up, dan sebagian dari mereka duduk santai sambil bercengkrama.

Komunitas sepeda juga terlihat ada yang goes mengeliling area taman. Anak-anak kecil juga bergembira berlarian. Begitu juga dengan para pedagang di sekitar taman itu sangat antusias melayani pengunjung.

Atraksi ondel-ondel budaya Betawi juga memeriahkan suasana kehangatan Taman Kota Cijantung. Masyarakat yang hadir pun merasa terhibur.

“Alhamdulillah pengunjung taman ini mulai ramai, kami bisa tampil menghibur sambil mengais rejeki. Tujuanya memperkenalkan budata Betawi,” ujar Rifaldo, salah satu peserta ondel-ondel kepada Cendana News ditemui di Taman Kota Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (21/2/2021).

Andini, seorang warga Condet yang ditemui Cendana News di lokasi mengatakan, ia bersama keluarganya rutin bermain di taman ini, apalagi sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Bahkan Andini mengaku kerap ikut senam bersama pengunjung lainnya di taman ini. Namun setelah Covid-19, kegiatan senam diadakan.

“Setiap pekan saya ke taman ini, ngajak anak jalan-jalan bermain, saya ikut senam di sini. Tapi karena Covid-19, taman ini pernah ditutup ngak boleh ada warga ke sini. Sekarang mulai ramai lagi kegiatan, cuma senamnya belum diaktifkan lagi. Ya paling, saya lari keliling taman ini,” ungkap Andini, kepada Cendana News, Minggu (21/2/2021).

Hal senada diungkapkan Dika, warga Cimanggis yang mengaku sengaja datang ke taman ini bersama komunitas sepedanya. ” Tujuan kami ke taman ini ya untuk santai-santai setelah perjalanan goes dan menikmati udara segar karena di taman ini banyak tanaman hias,” ujarnya kepada Cendana News.

Dika mengatakan, ia bersama teman-temannya tetap berupaya mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat bersepeda hingga berada di lokasi taman.

“Taman ini kan ruang publik, kita harus taat prokes dan saya lihat pengunjung di sini pada pakai masker, aktivitas juga normal,” ujarnya.

Dadang Kusnadi, pedagang siomay mengaku bersyukur taman ini mulai ramai pengunjung lagi, sehingga ia bisa berdagang.

“Alhamdulillah taman ini ramai lagi, dulu kan sempat tidak ada yang datang karena nggak boleh ditutuplah. Sekarang saya bisa jualan lagi di sini, lumayan penghasilannya daripada keliling,” ujarnya.

Dalam berjualan, Dadang bersama pedagang lainnya di area tersebut tetap menaati prokes. “Ya, kami tetap makai masker ini, kalau nggak nanti ditegur petugas,” imbuhnya.

Kasi Kehutanan dan Jalur Hijau, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Jakarta Timur, Atang Setiawan mengatakan, Taman Kota Cijantung merupakan taman yang ramai dikunjungi keluarga di akhir pekan.

Dalam hal pemeliharaan dan perawatan taman ini dihiasi ragam tanaman hias yang ditata rapi.

“Taman Kota Cijantung ini sangat asri, udaranya segar. Masyarakat bisa wisata murah meriah dan beraktivitas di sini bersama keluarga, seperti olahraga atau sekedar bersantai, tapi tetap harus taat prokes ya,” ujar Atang, kepada Cendana News saat dihubungi, Minggu (21/2/2021).

Lihat juga...