Okupansi Penginapan Saat Imlek dan Akhir Pekan Meningkat di Minang Rua

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Tingkat keterisian atau okupansi fasilitas penginapan di destinasi wisata pantai Minang Rua meningkat. Fasilitas resort, cottage, penginapan dan camp ground terisi hingga 90 persen. Sejumlah penginapan tersebut terisi untuk libur Imlek, Jumat (12/2/2021) hingga libur akhir pekan, Minggu (14/2/2021).

Saiman Alex, ketua Pokdarwis Minang Rua Bahari menyebutkan, sebanyak 8 kamar di resort Kedas yang sebelumnya kosong telah terisi oleh wisatawan. Sistem pemesanan online untuk tempat menginap di tepi pantai tersebut juga membuat pesanan fasilitas cottage terisi.

Cottage milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tersebut dipesan oleh wisatawan keluarga. Penginapan yang dikelola perserorangan dan camp ground atau fasilitas berkemah juga terisi penuh.

“Wisatawan kerap berkomunikasi terlebih dahulu ke pengelola untuk reservasi penginapan, sekaligus informasi aktivitas wisata dan fasilitas yang tersedia untuk menginap sesuai dengan kemampuan,” terang Saiman Alex saat ditemui Cendana News, Minggu (14/2/2021).

Saiman Alex menyebut fasilitas penginapan tersebut bisa dinikmati wisatawan dengan tarif beragam. Sejumlah tarif sebutnya sudah tersedia pada laman resmi resort, penginapan yang dikelola Bumdes dan Pokdarwis. Tarif mulai ratusan ribu hingga jutaan bisa diperoleh menyesuaikan pelayanan, fasilitas dan budget. Fasilitas penginapan memudahkan wisatawan menikmati suasana pantai sejak pagi hingga malam.

Pecinta alam yang ingin menikmati suasana pantai Minang Rua sebut Saiman Alex diberi fasilitas tenda yang ditempatkan pada pasir putih. Bagi pengunjung yang akan datang untuk menginap diwajibkan melapor ke sekretariat Pokdarwis untuk pendataan. Selain untuk keamanan, pendataan identitas, nomor telepon berguna untuk tracking pencegahan Covid-19.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini pendataan identitas, alamat, nomor telepon memudahkan pelacakkan jika ada kejadian tidak diinginkan,” cetusnya.

Saiman Alex, ketua Pokdarwis Minang Rua Bahari Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan saat ditemui, Minggu (14/2/2021). Foto: Henk Widi

Saiman Alex juga menjamin keamanan pengunjung. Ia memastikan barang pengunjung akan aman karena petugas selalu melakukan pengawasan. Keberadaan petugas balawista bagi wisatawan yang berenang memberi rasa aman dari bahaya terseret ombak dan tenggelam.

Mian, pemilik penginapan Dua Putri menyebut keterisian fasilitas bagi wisatawan meningkat. Ia memiliki sebanyak empat kamar untuk menginap wisatawan. Dua kamar yang dimilikinya terisi saat akhir pekan, tiga kamar penginapan menghadap laut sedang dalam tahap pembenahan. Selama pandemi Covid-19 wisatawan yang menginap berkurang.

“Mulai ada yang menginap saat penerapan new normal dengan ketentuan penerapan protokol kesehatan,” terang Mian.

Penyewa penginapan sebutnya didominasi oleh mahasiswa pecinta alam. Sebab selain menginap di tenda sebagian memilih menggunakan penginapan dengan tarif terjangkau.

Sobari dan Kristina, pengunjung asal Lampung Timur dan Bandar Lampung memilih menginap satu malamuntuk menikmati suasana pantai sejak pagi hingga malam. Ia mengaku saat akhir pekan kondisi cuaca sedang bersahabat. Sebab ombak tenang, kondisi pasir putih membuat ia bisa bermain di pantai bersama keluarga.

Fasilitas penginapan berkonsep resort menurut Sobari sangat memadai. Sebab selain fasilitas kamar ia bisa mendapatkan fasilitas makan, minum. Wisatawan juga dipandu oleh pengelola untuk menikmati spot menarik berupa air terjun, green canyon, goa lalai dan tempat menarik di sekitar pantai. Kunjungan yang terlihat sepi membuat ia bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga.

Lihat juga...