Omzet Pedagang Peralatan Olahraga di Jember Mulai Stabil

Editor: Makmun Hidayat

JEMBER — Tingginya animo warga di Jember, Jawa Timur, untuk berolahraga bulu tangkis turut mendongkrak peningkatan omzet penjualan peralatan olahraga. Para penghobi cabang olahraga tepok bulu ini, tentu membutuhkan sejumlah peralatan olahraga tersebut.

“Penjual peralatan olahraga saat ini boleh dikatakan mulai kembali stabil lagi,  salah satunya yang laku dibeli pada cabang olahraga bulu tangkis. Entah orang apa mulai tertarik untuk bermain bulu tangkis karena hobi atau karena mencoba untuk melakukan olahraga yang lain. Tapi untuk saat ini peralatan olahraga bulu tangkis mulai stabil lagi,” ujar pemilik toko olahraga, Winardi, kepada Cendana News, Selasa(9/2/2021).

Sebelum hampir beberapa bidang olahraga di masa pandemi Covid-19 tidak aktif, namun untuk olahraga bersepada meningkat pada musim pandemi Covid-19.

“Hampir peralatan olahraga di toko saya saat masa Covid-19 ini jarang ada yang mau membeli. Dimungkinkan orang-orang lebih memilih untuk olahraga jalan, lari, dan bersepeda. Karena aktivitas itu mudah untuk dilakukan, dan tidak perlu mengeluarkan biaya,” imbuhnya.

Menurut pengakuan Winardi, saat ini orang dilarang melakukan aktivitas yang menyebabkan kerumunan, agar persebaran Covid-19 dapat di cegah. Pengurangan aktivitas berkurumu in, lanjutnya, berakibat pada intensitas kegiatan olahraga yang menyebabkan kerumunan juga di kurangi, seperti sepak bola.

“Sebelumnya, barang-barang peralatan olahraga yang banyak diminati oleh pembeli itu pakaian olahraga sepak bola, sepatu sepak bola dan hanya beberapa peralatan olahraga lainnya. Munculnya pandemi Covid-19, hampir semua peralatan olahraga di sini tidak ada yang beli. Saat ini ada pembeli lagi yang datang, rata-rata membeli peralatan olahraga bulu tangkis,” katanya.

Bangkit, saat berada di tokonya di wilayah Jalan Mastrip, Kcamatan Sumbersari, Jember, Selasa (9/2/2021). -Foto: Iwan Feri Yanto

Terpisah, penjual alat olahraga, Bangkit, mengatakan awal mula masa pandemi ada, hampir jarang ada pembeli yang mampir di toko ini. Bisa dikatakan sangat sepi pembeli untuk peralatan olahraga saat itu. Ditambah lagi saat ini banyak mahasiswa lebih memilih untuk pulang ke daerahnya masing-masing, jadi terasa dampaknya.

Namun, aktivitas seseorang pada masa pandemi Covid-19, dalam melakukan kegiatan olahraga juga semakin meningkat. Orang-orang yang biasanya disibukkan oleh kegiatan pekerjaannya, namun di masa pandemi orang banyak melakukan aktivitasnya di rumah.

Untuk mengisi di sela-sela kesibukannya, kegiatan olahraga menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan diri, meski tak dapat dipungkiri untuk membeli peralatan olahraga sangat jarang dilakukan. Sehingga untuk beberapa toko penyedia alat olahraga sepi pembeli.

“Sekarang ini orang kembali lagi untuk membeli alat olahraga di toko ini. Yang banyak diminati seperti baju olahraga. Baik digunakan untuk aktivitas olahraga atau untuk sekadar nyantai itu saya tidak tau,” katanya.

Yang jelas, lanjutnya, baju-baju olahraga yang dimintai lagi saat ini. Sedikit demi sedikit ada pembeli datang yang cukup stabil untuk saat ini.

“Itu terjadi sebenarnya dari beberapa bulan yang lalu intensitas pembeli meningkat. Bisa dikatakan penjualan peralatan olahraga di sini, walaupun tidak semuanya yang dibeli, setidaknya sudah bisa survive lagi dari beberapa pengunjung dan pembeli,” ungkapnya.

Lihat juga...