Pandemi, Aktivitas Anak Alami Perubahan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Aktivitas fisik pada anak saat pandemi Covid-19 mengalami perubahan.

Lukman, salah satu orang tua di Tanjungkarang, Bandar Lampung, menyebut anak yang tidak belajar di sekolah berimbas aktivitas fisik berkurang.

Normalnya anak yang duduk di bangku sekolah mengikuti aktivitas olahraga. Peran orangtua sebutnya penting dukung anak aktif bergerak.

Selama masa pandemi Covid-19 berimbas pada gaya hidup kurang aktivitas fisik. Aktivitas anak lebih banyak duduk mengerjakan tugas dari sekolah dalam jaringan (daring), berdampak berat badan meningkat.

Meski demikian Lukman memiliki solusi mengajak anak aktif bergerak dengan cara menyenangkan. Bersepeda, jalan santai, menikmati alat kebugaran luar ruangan (fitness outdoor) jadi alternatif.

Ajakan bagi anak sebutnya dilakukan dengan cara menyenangkan. Waktu berkualitas dengan keluarga dilakukan bersama istri, anak dengan bersepeda.

Pada lain kesempatan ia mengajak anak bermain dan olahraga di Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung. Lokasi yang menyediakan fasilitas alat fitness outdoor itu ramah bagi anak. Panduan pada sejumlah alat ikut membantu aktivitas olahraga.

“Saya selalu dampingi, semangati anak untuk olahraga dan aktivitas tersebut, jadi cara menyenangkan agar anak aktif bergerak. Hindari hanya berdiam diri dalam rumah dengan bermain gawai berdampak pada kenaikan berat badan atau obesitas,” terang Lukman saat ditemui Cendana News, Jumat (26/2/2021).

Lukman bilang anak kerap sulit diajak berolahraga. Namun fasilitas memadai yang disiapkan Pemerintah kota Bandarlampung membantu anak menyukai olahraga.

Kegiatan olahraga jadi hal menyenangkan dengan kombinasi aktivitas rekreatif di Elephant Park. Wahana olahraga tersebut melatih anak bebas bergerak, aktif dan menyenangkan.

Sejumlah fasilitas outdoor fitness tetap bisa digunakan dengan pendampingan orang tua. Hasilnya ia bisa rutin mengajak anak olahraga bukan sebagai beban.

Anak yang memiliki rasa keingintahuan akan diedukasi alat olahraga dengan fungsi beragam. Sebab alat outdoor fitness berfungsi melatih otot tangan, perut, kaki dan anggota tubuh lain.

“Sebagai orang tua saya ikut mencontohkan, mendampingi sehingga olahraga jadi aktivitas fisik menyenangkan,” cetusnya.

Safitri Nurindah, mengaku punya tips agar anak aktif bergerak. Saat pandemi anak dominan ada di rumah. Ia memilih menyediakan sepeda mini yang berfungsi agar anak mau bergerak aktif.

Wahana permainan sekaligus olahraga fisik jadi tempat untuk mengajak anak aktif bergerak, Safitri Nurindah (duduk) mendampingi anak berolahraga di Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung, Jumat, (26/2/2021) – Foto: Henk Widi

Elephant Park sebagai tempat terbuka hijau sekaligus menyediakan fasilitas untuk olahraga. Perosotan, ayunan dan alat putaran dipakai untuk anak aktif bergerak.

Pendampingan dilakukan olehnya agar anak tetap aman. Sebab risiko terjatuh, cedera saat berlari bisa diantisipasi.

Mengajak anak jalan santai pada lokasi Elephant Park sebutnya membuat anak bebas bergerak. Bermain bola dengan anak pada lokasi yang luas sekaligus terpapar sinar matahari.

Jesica, salah satu anak menyebut aktivitas bermain sepatu roda inline kerap didampingi orang tua. Kegiatan olahraga bagi salah satu siswa SMP di Bandar Lampung itu rutin dilakukan.

Menggunakan lapangan Saburai, Bandar Lampung aktivitas fisik tetap dilakukan untuk menjaga kebugaran. Alat yang difasilitasi orang tua ikut mendukung olahraga sepatu roda.

Jesica (kanan) dan anak-anak berlatih sepatu roda inline di lapangan Saburai, Jalan Sriwijaya, Enggal, Bandar Lampung, Jumat (26/2/2021) – Foto: Henk Widi

Dukungan dari orangtua sebut Jesica dilakukan dengan memasukkannya dalam klub. Adanya instruktur olahraga sepatu roda inline berpeluang ia bisa menjadi olahragawan.

Sebab sebelum pandemi kerap digelar kompetisi sepatu roda inline. Selama pandemi Covid-19 kegiatan latihan tetap digelar untuk menjaga kebugaran dan keterampilan.

Lihat juga...