Pantai Putra Mutun, Alternatif Destinasi Wisata Keluarga Akhir Pekan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Destinasi wisata bahari di pesisir barat Lampung menjadi alternatif kunjungan bagi wisatawan saat liburan. Pada masa adaptasi kebiasaan baru, sejumlah objek wisata bahari dibuka dengan penerapan protokol kesehatan. Pantai Putra Mutun salah satunya, spot wisata bahari di Desa Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Istiana, salah satu pengunjung pantai Putra Mutun, menyebut, pantai tersebut buka selama 24 jam. Sebab pantai berada di area perkampungan warga yang dikelola untuk rekreasi.

Istiana (kiri) dan sejumlah anak-anak usai berenang di pantai Putra Mutun, Desa Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung, Minggu (7/2/2021) – Foto: Henk Widi

Aksesibilitas menuju pantai tersebut cukup mudah dari pusat kota Bandar Lampung. Ditempuh dalam waktu setengah jam melalui Jalan Way Ratai, akses jalan aspal, rigid beton cukup mulus meski sebagian berlubang.

Masuk ke pantai Putra Mutun, pengunjung cukup membayar biaya parkir Rp5.000 hingga Rp10.000 untuk motor dan mobil. Aktivitas yang bisa dilakukan pada pantai tersebut cocok untuk keluarga.

Pasalnya pantai berpasir putih, ombak tenang, kedalaman pantai relatif dangkal dan tersedianya saung-saung. Tempat kuliner berbasis ikan juga tersedia di pantai tersebut untuk menu santapan.

“Alternatif untuk menikmati liburan akhir pekan di Pesawaran mencapai puluhan destinasi, namun karena jaraknya cukup dekat, pantai Putra Mutun jadi pilihan dengan akses yang mudah dan cocok untuk aktivitas anak-anak berenang dengan pelampung,” terang Istiana saat ditemui Cendana News, Minggu (7/2/2021).

Istiana bilang, fasilitas pendukung untuk kegiatan rekreasi bahari di pantai Putra Mutun cukup lengkap. Wisatawan yang tidak ingin berenang bisa menikmati suasana keindahan laut dari sejumlah saung.

Tersedianya ojek perahu wisata memberi peluang bagi pengunjung yang ingin menuju ke pulau Tegal. Spot snorkeling, diving pada sejumlah titik di kawasan tersebut bisa jadi pilihan.

Sejumlah wisatawan yang ingin menikmati akhir pekan selama beberapa hari bisa menginap. Fasilitas penginapan berkonsep vila, cottage, homestay sebagian merupakan rumah apung.

Fasilitas tempat cuci tangan disediakan pengelola untuk menjaga protokol kesehatan di objek wisata pantai Putra Mutun, Desa Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung, Minggu (7/2/2021) – Foto: Henk Widi

Sensasi menginap di rumah yang berada di dekat laut bisa jadi alternatif liburan bersama keluarga. Biaya sewa dipatok dari kisaran ratusan ribu hingga jutaan menyesuaikan fasilitas yang tersedia.

“Akhir pekan sejumlah penginapan kerap sudah dipesan, namun bagi wisatawan lokal cukup datang tanpa harus menginap,” bebernya.

Lokasi pantai Putra Mutun yang dekat dengan pelabuhan perikanan Lempasing membuat warga kerap membeli ikan. Aktivitas bancakan dengan melakukan bakar ikan di tepi pantai jadi salah satu aktivitas menyenangkan.

Meski aktivitas wisata dilakukan pada masa pandemi namun pengelola menyediakan tempat cuci tangan. Imbauan penerapan protokol kesehatan juga dipasang pada sejumlah titik.

Wisatawan lain bernama Charles menyebut, pantai Putra Mutun cukup ideal untuk rekreasi keluarga. Batas penghalang ombak membuat pantai menyerupai kolam renang yang representatif untuk anak-anak.

Wahana permainan anak-anak dengan alat pelampung sebutnya tetap harus diawasi orang tua. Piknik di tepi pantai menjadi salah satu kegiatan rekreatif untuk menciptakan energi positif.

“Setelah bosan melakukan kegiatan pekerjaan sepekan, keluarga bisa melakukan aktivitas bersama yang menyenangkan,” cetusnya.

Charles juga menyebut, lokasi parkir yang dekat dengan saung membuat ia nyaman. Saung beratapkan genteng yang berjajar di tepi pantai menyediakan sarana yang nyaman untuk keluarga.

Namun ia menyebut, menyayangkan pantai yang sebagian dipenuhi sampah plastik. Selain itu akses jalan di sejumlah titik yang masih berupa tanah berbatu becek dan dipenuhi kubangan air.

Ibrahim, penyedia ojek perahu menyebut, ia mematok biaya sebesar Rp20.000 untuk kegiatan berkeliling pantai. Bagi yang akan menyeberang ke pulau Tegal dipatok biaya mulai Rp30.000 hingga Rp75.000.

Ibrahim (kiri) penyedia jasa ojek perahu di pantai Putra Mutun, Desa Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Pesawaran, Minggu (7/2/2021) – Foto: Henk Widi

Selama pandemi Covid-19 meski wisata pantai dibuka ia menyebut, kunjungan menurun. Imbasnya bagi pelaku usaha wisata, omzet jutaan anjlok jadi hanya ratusan ribu.

Sebagian wisatawan yang datang sebut Ibrahim dominan dari Pesawaran dan sekitarnya. Pengunjung dari luar kota yang kerap datang asal Jakarta, Palembang, mulai menurun jumlahnya.

Harapan bagi pelaku usaha libur Imlek pada 12 Februari mendatang bisa mendongkrak kunjungan ke pantai Putra Mutun. Bisa berdampak positif bagi jasa ojek perahu juga bagi pemilik penginapan, usaha kuliner dan usaha lain.

Lihat juga...