Pedagang Pertanyakan Komitmen Pemerintah Terkait Harga Daging

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Harga daging sapi di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, masih belum berubah dari awal tahun lalu. Hal tersebut menuai pertanyaan pedagang, terkait komitmen pemerintah untuk menstabilkan harga di tingkat pemotongan.

“Sampai sekarang, harga daging sapi belum menunjukkan perubahan apa pun. Pasar daging di Bekasi lesu, banyak penjual mengurangi pasokan penjualan,” ungkap Sahadi, ketua RWP Blok pedagang daging di Pasar Kranji, kepada Cendana News, Selasa (9/2/2021).

Dikatakan, pemerintah hanya janji saja untuk menstabilkan harga daging. Sudah hampir sebulan, harga masih belum membaik, bahkan cenderung meninggi di tingkat rumah potong hewan. Hal tersebut menjadikan pemasok dan penjualan, sepi.

Amas, Kepala Pasar Kranji, mengakui bahwa harga daging sapi masih diangka Rp130 ribu/Kg, Selasa (9/2/2021). –Foto: M Amin

Menurut Sahadi, pedagang daging di Pasar Kranji banyak yang tutup lebih awal. Di samping itu, pedagang daging juga membatasi stok penjualan dengan harga yang terjadi saat ini. Untuk harga daging sapi di pasar Kranji tembus di angka Rp135 ribu/ kilogram.

“Harga biasa sebelum ada kenaikan saja, pembeli daging hanya tertentu saja. Apalagi kondisi sekarang, makanya jam 9 pagi saja banyak pedagang sudah tutup,” papar Sahadi.

Ia pun mengaku heran, aksi yang dilakukan oleh pedagang pasar se-Jabodetabek awal tahun ini tidak memberi dampak apa pun bagi pedagang daging. Pemerintah hanya janji, tapi realisasi sampai sekarang, nol. Harga daging tidak ada perubahan.

Belum adanya perubahan untuk harga daging sapi juga diakui pedagang di Pasar Jatiasih.  Aan mengatakan, harga jual daging di pasar setempat masih di angka Rp130 ribu/kg. Sementara harga beli tingkat pemotongan hewan masih di atas Rp96 ribu/kg.

“Harga masih belum turun untuk harga daging sapi di Bekasi. Begitu pun pasar lainnya, pasti sama,” ujarnya, mempertanyakan komitmen pemerintah mencari solusi terkait harga daging sapi.

Sementara, kondisi terkini perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar wilayah Kota Bekasi terbilang stabil. Hanya ada kenaikan pada harga cabai merah keriting, sedangkan cabai rawit cenderung menurun.

“Harga kepokmas di Pasar Kranji dalam kondisi stabil. Tapi untuk harga daging sapi, sekarang memang masih di angka Rp130 ribu per kilogram,” ungkap Amas, kepala Pasar Kranji, kepada Cendana News.

Ada pun harga rata-rata per komoditi di pasar Kranji, seperti beras medium Rp10.000/kg, premium Rp14.000/kg. Cabai rawit merah Rp75.000/kg, cabai merah keriting Rp65.000/kg; (turun 10.000). Cabai merah besar Rp50.000/kg.

Sedangkan untuk harga daging ayam broiler Rp37.000/ekor, Ayam Kampung Rp100.000-Rp170.000 per ekor. Untuk kentang Dieng Rp14.000/kg, tomat Rp8.000/kg dan wortel Rp12.000/kg. Sementara untuk harga Gas LPG 3 Kg  Rp23.000/ tabung.

Lihat juga...