Pembatalan Imbas Banjir, KAI Madiun Fasilitasi Pengembalian Tiket

KEDIRI — PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, memfasilitasi pengembalian tiket pembatalan kereta api imbas banjir di Jakarta.

“Bagi penumpang KA yang sudah memesan tiket pada KA yang dibatalkan perjalanannya, dapat melakukan pembatalan melalui loket pembatalan yang terdapat di stasiun,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi di Kediri, Minggu.

Ia mengatakan pihaknya mengembalikan 100 persen uang konsumen yang tiketnya dibatalkan dengan tenggat waktu 30 hari ke depan terhitung sejak hari pertama pembatalan.

Guna menghindari kerumunan dan menjaga kondisi agar tetap menjaga jarak pada masa pandemi COVID-19 ini, pengembalian tiket dapat melalui customer service di stasiun kereta api.

Sementara itu, sejumlah kereta api yang keberangkatannya dijadwalkan dari dan ke Stasiun Pasar Senen serta Pasar Gambir, Jakarta. Yaitu yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta antara lain KA 254 Jayakarta (Pasar Senen – Madiun – Kertosono – Jombang – Surabaya Gubeng) keberangkatan dari Stasiun Madiun pada Minggu (21/2) pukul 04.09 WIB (kedatangan pada Senin, 22/2).

Dari Stasiun Gambir, Jakarta, KA 76A Bima (Gambir – Madiun – Kertosono – Jombang – Surabaya Gubeng) keberangkatan dari Stasiun Madiun pukul 02.15 WIB (kedatangan Tanggal, 22/2).

Lalu, KA 72A Gajayana (Gambir – Madiun – Kertosono – Blitar – Malang) keberangkatan dari Stasiun Madiun pukul 03.20 WIB (kedatangan Tanggal, 22/2).

Ke, Pasar Senen, untuk KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Jombang – Kertosono – Madiun – Pasar Senen) keberangkatan dari Stasiun Jombang pukul 15.30 WIB. Lalu, KA 101A Singasari (Blitar – Kertosono – Madiun – Pasar Senen) keberangkatan Stasiun Blitar pukul 16.35 WIB.

Ke Stasiun Gambir, untuk KA 75A Bima (Surabaya Gubeng – Jombang – Kertosono – Madiun – Gambir) keberangkatan dari Stasiun Jombang pukul 18.06 WIB. Lalu, KA 71A Gajayana (Malang – Blitar – Kertosono – Madiun – Gambir) keberangkatan dari Stasiun Blitar pukul 15.57 WIB.

Pihaknya juga meminta maaf atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun akibat banjir di Jakarta, Minggu. Banjir terjadi karena tingginya curah hujan.

“Kami mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Kedunggedeh – Lemahabang, Kabupaten Bekasi,” kata Ixfan.

Jalur kereta api lintas Kedunggedeh – Lemahabang tepatnya pada km 55+100 s.d km 54+500 terendam banjir. Bencana itu terjadi pada sejumlah ruas jalur rel, dampak dari meningkatnya debit aliran sungai dari Bendungan Kamojing, Pupukujang, dan Walahar.

Selain terdapat KA yang perjalanannya dibatalkan, ada penumpang kereta api dialihkan menggunakan bus dan selanjutnya menggunakan kereta api dari stasiun Cikampek menuju kota-kota tujuan. [Ant]

Lihat juga...