Pemerintah Diharap Bantu Perbaiki Kawasan Wisata Blue Lagoon

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Warga sekaligus pengelola objek wisata Blue Lagoon, Widodomartani, Ngemplak, Sleman Yogyakarta, Suhadi, berharap sejumlah bangunan yang tertimpa pohon besar khususnya warung atau kios milik warga, bisa dapat segera diperbaiki agar secepatnya bisa digunakan kembali. 

Suhadi, mengatakan kondisi cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin ribut yang terjadi Minggu sore mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa sejumlah bangunan di kawasan wisata Blue Lagoon.

Deretan bangunan berupa mushala, pendopo hingga sejumlah kios milik warga nampak rubuh tertimpa pohon Preh besar dan sejumlah pohon bambu.

“Sejak adanya peristiwa itu kita langsung menutup lokasi wisata, dan melakukan kerja bakti untuk membersihkan lokasi. Beruntung tidak ada korban. Meskipun akibat bencana ini diperkirakan kerugian mencapai Rp15-20 juta,” katanya Senin (1/2/2021).

Salah seorang warga sekaligus pengelola objek wisata Blue Lagoon, Suhadi, Senin (1/2/2021). -Foto Jatmika H Kusmargana

Selain membersihkan puing bangunan, warga juga langsung melakukan penebangan sejumlah pohon sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu bencana kembali terjadi.

“Kita akan langsung melakukan perbaikan secara swadaya. Sehingga diharapkan secepatnya bisa kembali difungsikan. Meskipun hanya seadanya,” katanya.

Pembukaan lokasi objek wisata serta pengoperasian sejumlah bangunan khususnya kios pedagang tersebut dikatakan perlu secepatnya dilakukan, karena berkaitan dengan perekonomian warga sekitar. Mengingat sedikitnya terdapat sekitar 30 orang warga desa yang selama ini berjualan dan menggantungkan hidupnya di lokasi wisata Blue Lagoon tersebut.

“Kalau tidak segera dibuka dan beroperasi kembali ya kasihan warga sekitar. Karena mereka tidak bisa berjualan dan mendapatkan penghasilan. Padahal di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, penghasilan mereka sudah menurun drastis,” ungkapnya.

Selain melakukan perbaikan secara swadaya, pihak pengelola juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa membantu upaya pemulihan di kawasan wisata Blue Lagoon. Ia berharap agar pemerintah bisa turut membantu perbaikan kawasan wisata yang menjadi sumber penghidupan warga sekitar tersebut.

“Kita berharap pemerintah maupun pihak terkait bisa membantu. Sehingga proses pemulihan bisa lebih cepat. Karena kalau hanya mengandalkan warga maupun pengelola jelas tidak akan mampu, apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Sebelumnya di hari yang sama, sejumlah warga serta pelaku usaha di kawasan wisata Blue Lagoon melakukan kerja bakti massal, guna memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak akibat terdampak cuaca buruk berupa angin ribut beberapa hari terakhir.

Secara bersama-sama mereka membersihkan puing-puing sejumlah bangunan yang roboh akibat tertimpa pohon.

Lihat juga...